Jumat, 1 Mei 2026

Berita Tulungagung Hari Ini

Pantai Widodaren Tulungagung Segera Berubah Jadi Pantai Modern

Pantai Widodaren Tulungagung segera berubah menjadi pantai modern. Bagaimana konsepnya?

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Aktivitas nelayan di Pantai Widodaren, Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pantai Widodaren Tulungagung segera berubah menjadi pantai modern.

Investor siap membangun pantai di Desa/Kecamatan Besuki ini menjadi destinasi baru dan beda dengan pantai lain yang sudah ada.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pawisata (Disbudpar) Tulungagung, Aris Wahyudiono mengatakan investor tersebut adalah putra asli Tulungagung.

"Yang jelas dana yang disiapkan cukup besar untuk mengembangkan pantai itu," terang Aris kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (25/1/2022).

Sebagai langkah awal, pihak investor telah membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemkab Tulungagung.

Dengan PKS ini maka pihak investor bisa memulai proses pembangunan.

Pantai Widodaren, atau ada yang menyebutnya Midodaren berada di gugusan Pantai Kecamatan Besuki.

Lokasinya berada di timur laut Pantai Bayem, atau di antara Pantai Bayem dan Pantai Niyama.

Nantinya akses masuk ke pantai ini melewati pintu masuk Pantai Gemah.

Karena dikelola pihak swasta, pantai ini bersifat privat meski tetap bisa dikunjungi masyarakat umum.

"Konsepnya lebih pantai modern. Jadi di sana nanti bebas kendaraan seperti ATV atau mini trail," sambung Aris.

Pihak investor juga sudah berdialog dengan pihak Desa Besuki dan Pokdarwis Pantai Gemah.

Hasilnya tidak ada kendala untuk memulai pembangunan Pantai Widodaren.

Nantinya akan dibangun sebuah jembatan yang menghubungkan Pantai Bayem dan Pantai Widodaren.

Sebab di antara pantai ini ada aliran ancar, atau aliran air dari pegunungan.

Jembatan ini juga jadi pintu masuk dan batas kendaraan.

"Jadi semua kendaraan nantinya parkir sebelum jembatan ini. Masuk jembatan, semua jalan kaki," ungkap Aris.

Di pantai ini nantinya akan dibangun hotel dengan konsep rumah pohon.

Area ini membidik pasar menengah ke atas.

Karena itu untuk masuk ke panta ini juga akan dipungut tiket lagi.

"Lewat pintu Gemah bayar tiket seperti biasa, lalu masuk ke sini bayar tiket lagi. Dengan konsep dan target pasarnya, diyakini konsumen tak keberatan harus bayar dua kali," ungkap Aris.

Pengelolaan Pantai Widodaren ini menambah deretan destinasi wisata yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

Sebelumnya destinasi wisata yang telah dikelola dengan PKS, adalah Pantai Gemah-Bayem, Pantai Pacar, Pantai Kedungtumpang, Jurang Senggani, Pantai Sanggar-Ngalur-Pathuk Gebang
dan Gunung Budheg.

Sedangkan destinasi wisata yang dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata meliputi Pantai Popoh, Pantai Sine dan Argowilis.

Sedangkan Pantai Klathak di bawah Dinas Perikanan, sedangkan Panta Coro dikelola pihak swasta yang mengantongi PKS dengan Perhutani.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved