Berita Surabaya Hari Ini

Desainer Muda Angeline Virginia Wong Luncurkan Busana Kahinje, Kombinasi Batik Kalimantan ala Dayak

Desainer Muda Angeline Virginia Wong Luncurkan Busana Kahinje, Kombinasi Batik Kalimantan ala Dayak

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
Desainer muda asal Surabaya, Angeline Virginia Wong (14) meluncurkan koleksi terbarunya bertema wastra Nusantara. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Desainer muda asal Surabaya, Angeline Virginia Wong (14) kembali meluncurkan koleksi terbarunya bertema wastra Nusantara.

Berbeda dengan koleksi sebelumnya di mana ia memilih batik kontemporer Surabaya, kali ini Angeline memilih kombinasi batik asal Kalimantan Timur.

Koleksi busana yang ia beri nama Kahinje ini memadukan keindahan motif batik yang dipengaruhi oleh budaya Dayak dengan konsep modern ready-to-wear.

"Kali ini mengambil tema Kahinje yang artinya 'kesatuan' dalam bahasa Dayak. Temanya tetap Indonesia, jadi sengaja mengangkat batik dari daerah lain. Kalau kemarin dari Surabaya sekarang dari Kalimantan Timur," ungkap Angeline ditemui di Royal Plaza Surabaya, Sabtu (29/1/2022) sore.

Angeline mengatakan, alasannya memakai kombinasi batik asal Kalimantan Timur karena ia ingin memperkenalkan bahwa seluruh wilayah nusantara memiliki batik, tak hanya dari Jawa.

Selama ini menurutnya, batik selalu identik dengan Jawa. Padahal, hampir setiap wilayah Nusantara memiliki kain batik khasnya masing-masing. Tentunya dengan corak yang sesuai dengan wilayah tersebut.

"Karena itu saya ingin mengangkat batik dari pulau lain, khususnya kali ini di Kalimantan Timur. Karena memang coraknya ini menurut saya unik dan warna-warnanya juga menarik. Motif dari Kalimantan Timur ini juga berbeda dari kebanyakan batik," kata Angeline.

Remaja kelahiran 10 Desember 2007 ini menjelaskan, keunikan batik dari Kalimantan Timur bisa dilihat dari coraknya. Jika biasanya batik dibuat dengan motif abstrak atau bunga-bunga dan perpaduan ranting serta daun, batik dari Kalimantan Timur berbeda.

Batik Kalimantan Timur kerap menggunakan gradasi beberapa warna berbeda seperti merah jambu, hijau, merah dan jingga. Selain itu, batik Kalimantan Timur juga dipengaruhi oleh budaya Dayak yang digambarkan dalam selembar kain batik.

Salah satunya seperti lukisan berupa batang pohon yang berbentuk kerucut, di mana visualnya mirip seperti kepala tombak. Gambar ini melambangkan kekhasan budaya Dayak yang identik.

Motif tersebut sekaligus melambangkan Dewa pencipta segala makhluk hidup, yakni Ranying Mahatala Langit. Corak ini juga menggambarkan harmoni tak hanya antar manusia, namun juga aalam dengan manusia dan antara manusia dengan Tuhan.

"Filosofi dan keindahan tersebutlah yang ingin saya angkat dan tampilkan dalam koleksi Kahinje ini," ujarnya.

Ready to Wear Kombinasi Headpiece Bulu

Sama seperti koleksi sebelumnya, kali ini Angeline Wong meluncurkan tiga busana ready to wear. Namun, koleksi Kahinje ini ia menghadirkan satu dress dan dua outer berupa blazer dan jaket.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved