Berita Surabaya Hari Ini
Nasib 2 Pemuda Pembuat Konten Mengendarai Motor di Jalan Tol Surabayaa, Ditangkap PJR Polda Jatim
Dua pemuda itu adalah pembuat konten video mengendarai motor di jalan tol Surabaya hingga videonya viral di medsos beberapa waktu lalu,
Penulis : Luhur Pambudi
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pengendara motor berboncengan yang diduga sengaja mengendarai motor masuk di jalanan Tol Surabaya berhasil diamankan Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim, Senin (31/1/2022).
Mereka berinisial M (19) warga Bebekan, Waru, Sidoarjo, sebagai joki motor Yamaha Aerox yang mereka kendarai dalam video tersebut.
Satu orang lainnya, yang duduk dibonceng, berinisial AU (18) warga Wonokromo, Surabaya.
Keduanya merupakan kawan karib, dan masih berstatus sebagai pelajar.
Dua pemuda itu adalah pembuat konten video mengendarai motor di jalan tol Surabaya hingga videonya viral di medsos beberapa waktu lalu,
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi mengungkapkan, identitas keduanya berhasil diperoleh, setelah mendeteksi rekaman CCTV di pintu gerbang, seusai petunjuk lokasi dalam video viral tersebut.
Keduanya berhasil didatangi oleh petugas di masing-masing rumahnya, pada Senin (31/1/2022) pagi.
Keduanya lalu dibawa ke Kantor Satuan PJR Ditlantas Mapolda Jatim, untuk dimintai keterangan terkait video viral tersebut.
"Kami menyelidiki CCTV, kami lihat data penggunaan roda 2 tersebut, kita dapatkan nama, tadi malam," kata Dwi saat ditemui TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM) di ruang kerjanya, Senin (31/1/2022).
Berdasarkan penuturan keduanya kepada penyidik. Dwi menerangkan, aksi mereka melenggang masuk ke ruas jalan tol menggunakan motor, sebagai keisengan semata.
Keduanya masuk ke ruas tol tersebut, melalui pintu gerbang Tol Perak.
Sebenarnya, AU enggan melakukan aksi tersebut, namun karena M, yang bertindak sebagai joki motor, membawa kartu e-tol. Keduanya tetap melancarkan aksinya itu.
"Awalnya tidak terlintas niat seperti itu. Karena niat, saat berhenti di pertigaan itu, lihat arah tol, terbesit dari pengendara; apakah kita harus lewat sini. karena akses tol pakai e-tol, ternyata yang satunya bawa etol. Akhirnya jadi," jelasnya.
Video yang merekam adegan aksi itu, dilakukan oleh AU menggunakan ponsel pribadinya pada Sabtu (29/1/2022).
Kemudian, AU sengaja mengunggahnya ke akun media sosial miliknya pada Minggu (30/1/2022).
Dan, ternyata hal yang tidak mereka sadari, video yang terlanjur di-repost akun-akun lain medsos di dunia maya, malah viral.
Bahkan, ungkap Dwi, saking hebohnya video aksi tersebut, keduanya sempat berupaya menghapus video aksi itu, termasuk akun medsos pada aplikasi TikTok.
"(Keisengan) iya. Diupload di medsos, mungkin biar viral. Baru saja diupload, katanya sudah tersebar kemana mana sehingga yang bersangkutan, ketakutan sampai menghapus akun-akunnya agar tidak terdeteksi," terangnya.
Akibat perbuatannya itu, keduanya dikenai sanksi tilang, dan dimintai untuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, melalui media.
Sekaligus berjanji, tidak akan melakukan perbuatan nekat dan berbahaya tersebut, apapun motif yang mendasarinya.
"Kami mintai keterangan, lalu kami berikan sanksi berupa tilang. Kemudian kami minta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan pelanggaran lagi, lalu lintas karena ini membahayakan bagi pengendara sendiri maupun orang lain," pungkasnya.
Seraya menundukkan kepala, AU yang berkemeja lengan pendek warna abu-abu itu, mengaku kapok dengan aksi yang dilakukannya.
Ia berjanji tidak akan mengulangi lagi. Karena ancaman tindak pidana bakal menanti dirinya.
Dan AU juga berharap masyarakat terutama yang remaja yang berusia sebaya dengannya, agar tidak meniru aksi yang mereka sempat lakukan pada Sabtu (29/1/2022) malam itu.
"Ojo. Nyoba-nyoba rek, untung-untung cuma dibuat surat penyataan dan tilang. Menyesal kita. Gak akan diulangi lagi, karena bisa dipidana nanti," ujar AU kepada awak media.
Videonya Viral
Viral video yang merekam aksi pengendara motor berboncengan dua orang tanpa mengenakan helm, melenggang melintasi ruas jalan bebas hambatan atau Tol di kawasan Jatim, Minggu (30/1/2022).
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram (IG) @surabayaterkini dan @ini_surabaya, berdurasi tak lebih dari 19 detik itu diketahui ada 2 orang yang berboncengan motor itu, berjenis kelamin laki-laki.
Diduga kuat video tersebut direkam menggunakan kamera ponsel yang dipegang oleh laki-laki berkacamata yang sedang dibonceng.
Pada detik-detik pertama, keduanya tampak merekam adegan menempelkan kartu e-toll di mesin pengecekan kartu tol di sebuah gerbang tol.
Kemudian, pengendara itu lantas melenggang masuk melintasi ruas tol, bahkan pengendara tersebut beberapa kali tampak bermanuver mendahului sejumlah kendaraan roda empat di depannya.
Jika dilihat secara rinci, beberapa kali kamera video yang dipegang pihak pengendara tersebut, menayangkan papan penunjuk jalan di beberapa titik ruas jalan yang dilalui.
Sepanjang video tersebut, terdapat tulisan pada bagian tengah tampilan, seperti menunjukkan rute perjalanan pengendara nekat tersebut. Bertuliskan, "lewat tol perak-masjid Al-Akbar, naik motor.
Menanggapi viralnya video pengendara tersebut, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi menegaskan, aksi pengendara tersebut tidak patut dicontoh.
Apapun motif kedua orang yang berboncengan motor tersebut. Aksi yang terekam dalam sekelumit video viral itu, sangat membahayakan bagi diri mereka sendiri, dan pengendara lainnya.
"Itu adalah perilaku yang tidak patut untuk dicontoh. Sangat disayangkan. Bisa membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain hanya untuk konten medsos," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (30/1/2022)