Venna Melinda Sengaja Undang Mantan Suami ke Acara Nikahan dengan Ferry Irawan, Ini Motifnya

Persiapan acara pernikahan pasangan artis Venna Melinda dan Ferry Irawan sudah hampir selesai. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram
Potret Venna Melinda dan Ferry Irawan 

SURYAMALANG.COM - Persiapan acara pernikahan pasangan artis Venna Melinda dan Ferry Irawan sudah hampir selesai. 

Satu yang menjadi perhatian utama dari Venna Melinda dan Ferry Irawan adalah soal tamu undangan pernikahan

Bahkan, Venna Melinda sengaja undang mantan suami untuk hadir di hari pernikahannya nanti dengan Ferry Irawan.

Ternyata, ada alasan Venna Melinda mau mengundang mantan pada pernikahannya dengan Ferry Irawan itu.

Memang, Venna Melinda tampak semakin mantap untuk membangun biduk rumah tangga bersama sang pujaan hati, Ferry Irawan.

Bahkan keduanya sudah foto prewedding dan berencana akan menggelar akad nikah pada bulan Maret mendatang.

Foto Venna Melinda bersama Ferry Irawan
Foto Venna Melinda bersama Ferry Irawan (Kolase Instagram)

Rencananya akad nikah itu akan digelar di Bali.

Sebelum menggelar akad nikah, keduanya akan menggelar lamaran terlebih dahulu pada 9 Februari mendatang.

Jelang hari bahagia itu, Venna Melinda dan Ferry Irawan mengaku akan mengundang para para mantan pasangan.

Hal itu dilakukan Venna Melinda dan Ferry Irawan, karena keduanya enggan memutuskan tali silaturahmi dengan para mantan pasangan terdahulu.

"Kita undang kok Insya Allah. Biar bagaimana pun silaturahmi tidak boleh putus," ujar Venna Melinda dikutip dari kanal YouTube Esge Entertainment, Selasa, 1 Februari 2022.

Namun, Ferry Irawan tak akan memaksa sang mantan untuk datang.

Pasalnya, datang atau tidaknya merupakan hak para tamu undangan.

"Kalau mau dateng atau enggak, itu haknya dia," sambung Ferry Irawan.

Ferry Irawan menegaskan, dirinya dan calon istri, Venna Melinda sudah tidak ada lagi rasa suka terhadap mantan pasangannya.

"Kita juga nggak pernah punya rasa apapun pada mantan, itu sudah berlalu," ujarnya.

Sementara itu, menurut Venna Melinda keduanya sepakat untuk menjadikan para mantan pasangan masing-masing sebagai kerabat.

"Di titik lembaran baru ini Insya Allah semua akan kita jadikan teman, sahabat, saudara," pungkas ibunda Verrell Bramasta.

Simak video selengkapnya: Klik

Nikah Undang Mantan, Awas Buntut dan Risikonya Besar

Apakah mengundang mantan baik dilakukan? Jika iya, apa yang perlu dipersiapkan?

Menjawab pertanyaan ini, Kompas.com menghubungi psikolog klinis dewasa Baby Jim Aditya.

Psikolog yang akrab disapa Baby itu mengatakan, jika ingin mengundang mantan ke acara pernikahan hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui tujuannya untuk apa.

"Pertama-tama perlu ditanya dulu tujuannya apa ngundang mantan itu. Apa biar nanti instastory-nya seru atau apa," kata Baby kepada Kompas.com, Selasa (15/12/2020).

Baby mengingatkan, risiko dan buntut dari mengundang mantan ke acara resepsi pernikahan besar dalam kehidupan rumah tangga kelak.

Risiko bukan hanya dirasakan oleh kedua pengantin saja, tapi juga orangtua kedua belah pihak yang menikah, saudara, hingga anak cucunya.

"Orangtua kedua belah pihak yang menikah harus dipikirkan juga. Apa enggak jadi malu, apa enggak jadi terbawa emosi kalau terjadi sesuatu?," kata dia

"Jadi harus pikir panjang, enggak hanya karena ingin bikin seru atau ingin bikin cerita di Facebook, di Instastory, di Twitter. Enggak bisa gitu. Karena itu menyangkut perasaan orang lain dan perasaan kita sendiri."

Untuk mengambil keputusan akan mengundang mantan atau tidak ke acara spesial seperti pernikahan, Baby berkata, sebaiknya dilakukan simulasi terlebih dahulu.

Dia memberi contoh, misalnya penganti perempuan ingin mengundang mantan dan pasangannya setuju.

Sebelum mengirim undangan ke mantan, baiknya membuat skenario kira-kira apa yang akan terjadi.

"Bisa saja dia (mantan) datang tidak dengan baik-baik. Bisa saja dia datang kecewa, menangis nggerung-nggerung, itu perlu dipikirin. Atau dia (mantan) datang dengan kejam, misalnya ngamuk-ngamuk, itu juga harus dipikiran skenario-skenario yang begitu," papar Baby.

"Atau mantannya bawa pacarnya yang baru, rasanya kita melihatnya gimana?Kemungkinan-kemungkinan itu perlu dipikirkan."

Bagaimana mengontrol emosinya?

Untuk mengontrol emosi, Baby mengatakan, pihak yang mengundang perlu berbicara dengan pasangan soal bagaimana kita mengekspresikan perasaan ketika si mantang datang.

"Apakah pura-pura enggak tahu menahu atau seperti apa. Pikirkan juga kemungkinan kalau kita pura-pura cuek kemudian mantan tidak terima," katanya.

Selain itu harus dipikirkan juga keluarga kedua belah pihak harus bersikap seperti apa ketika mantan datang.

Bagaimanapun, kata Baby, keluarga pasti pernah mengenal orang yang pernah menjalin hubungan dengan anaknya.

"Orangtua saya misalnya, pasti pernah kenal sama mantan saya. Kalau dia (datang ke acara pernikahan), terus mereka mau memperlakukannya bagaimana wong enggak jadi sama dia," ujarnya.

"Kemudian orangtua pasangan saya harus bagaimana dengan si mantan ini."

Dari pemikiran-pemikiran tersebut, Baby menyarankan bagi pasangan yang ingin menikah sebaiknya tidak usah mengundang mantan.

Pasalnya, kata Baby, pasangan mengambil langkah untuk menikah tentu ingin dimulai dengan hal yang baik, bukan dengan luka batin.

Jika awal pernikahan ada kejadian-kejadian yang tidak bisa dikontrol, apapun masalahnya, hal itu dapat dibahas terus menerus sepanjang pernikahan.

Kenapa mantan datang bisa jadi sangat emosi?

Baby berkata, semua kenangan manusia disimpan di alam bawah sadar. Apa yang ditampilkan oleh manusia adalah apa yang bisa kita kontrol atau pikiran sadar.

Namun ketika kita dalam kondisi relaks atau sangat fokus, pertahanan bawah sadar tersebut bisa jebol sehingg emosi-emosi yang terpendam bisa keluar semua.

"Dia (pengantin dalam video viral) menangis histeris artinya pertahanan bawah sadarnya dia jebol karena suatu kondisi yang menurut dia nyaman untuk mengeluarkannya," jelas Baby.

"Mungkin kondisi sangat fokus, kondisi sangat diterima, kondisi sangat dimengerti, atau apapun pemicunya, setiap orang berbeda-beda," imbuh dia.

Oleh sebab itu, berkaitan dengan mengundang mantan ke acara pernikahan, kembali lagi ke pertanyaan awal yang disampaikan Baby.

Apa tujuan sebenarnya ingin mengundang mantan ke acara pernikahan dan siapkah kita dengan respons-respons ekstrem itu?

Ikuti berita Ferry Irawan, Venna Melinda dan Verrel Bramasta lainnya. 

Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved