Sepak Terjang Penjual Narkoba Palsu di Kota Medan, Polisi Juga Kena Tipu

Pria berinisial DZ (40) dan SWP (24) diduga menjual narkoba palsu di Kota Medan.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.com/Hanif Manshuri
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Pria berinisial DZ (40) dan SWP (24) diduga menjual narkoba palsu di Kota Medan.

Saat beraksi, DZ dan SWP mengganti sabu-sabu dengan garam dan gula.

Polisi menyamar sebagai pembeli untuk membongkar penipuan ini.

Sesuai kesepakatan, polisi dan tersangka transaksi di rumah Jalan Halat, Kecamatan Medan Area.

Saat transaksi, pelaku memberi kemasan berisi garam dan gula batu.

Awalnya polisi yakin kemasan itu berisi sabu-sabu karena terbungkus teh China merek Guanyinwang.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan dua pelaku itu sudah empat kali menipu dengan modus serupa.

Saat ada pembeli sabu-sabu, pelaku memberi garam dan gula.

"Kami menyita 3 kilogram (Kg) garam," kata Hadi kepada Tribun-Medan.com, Selasa (1/2/2022).

Pelaku mengaku pernah mendapat untung sebesar Rp 2 juta dari setiap bungkusan narkoba palsu tersebut.

Bahkan, satu paket sabu palsu dibanderol seharga Rp 400.000.

Kasatnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung mengatakan pelaku menyasar pembeli narkoba.

Jadi, para korban tidak bisa membuat laporan ke polisi.

"Meskipun tahu kena tipu, korban tidak bisa membuat laporan karena transaksinya sabu-sabu," kata Rafles kepada Kompas.tv.

Polisi mmenduga pelaku mengetahui jaringan pengedar narkoba.

"Kami akan mendalami keterkaitan mereka dengan peredaran sabu-sabu," tandas Rafles.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta 2 Penjual Narkoba Palsu di Medan, Ganti Sabu dengan Garam dan Gula, Polisi Sempat Tertipu, https://www.tribunnews.com/regional/2022/02/01/fakta-2-penjual-narkoba-palsu-di-medan-ganti-sabu-dengan-garam-dan-gula-polisi-sempat-tertipu?page=all

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved