Penanganan Covid

Gubernur Jatim Khofifah Tegaskan PTM Tetap Jalan Meski Tren Covid-19 Naik, Ini SOP Untuk di Sekolah

Gubernur Khofifah meminta agar sekolah merespon cepat sesuai dengan SOP atau prosedur yang telah ditetapkan Jika ada yang terpapar positif covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan PTM akan tetap diselenggarakan. Pelaksanaan PTM di Jatim tetap akan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan seluruh warga Jatim untuk meningkatkan kewaspadaan, namun tidak perlu menyikapi dengan kepanikan terkait meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

Terkait penyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM), Khofifah menegaskan, pelaksanaan PTM di Jatim tetap akan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

Ditegaskannya PTM akan tetap diselenggarakan. 

Gubernur Khofifah meminta agar sekolah merespon cepat sesuai dengan SOP atau prosedur yang telah ditetapkan Jika ada yang terpapar positif covid-19.

“Soal PTM tetap dalam koordinasi sesuai dengan SKB empat menteri. Tapi saat ditemukan kasus tertentu seperti yang pernah terjadi di Surabaya, begitu ada kasus maka kelas yang bersangkutan langsung diisolasi,” tegas Khofifah, Kamis (3/2/2022). 

“Tapi tidak berarti seluruh sekolah dihentikan aktivitas belajarnya. Melainkan, yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ya yang di kelas itu tadi. Sedangkan sekolah segera melakukan tracing pada semua yang berkontak erat untuk diswab. SOP itu telah terkonfirmasi,” tambah Gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu.

Kasus covid-19 di Provinsi Jawa Timur mengalami tren kenaikan dalam dua pekan terakhir.

Dalam dua hari terakhir tambahan kasus harian terkonfirmasi positif di Jatim melonjak dratis. 

Setelah tanggal 1 Februari 2022 tambahan kasus harian mencapai 760 orang, pada tanggal 2 Februari 2022 tambahan kasus positif covid-19 di Jatim mencapai 564 orang.

Sehingga kasus aktif covid-19 di Jatim ada di angka 2.090 orang.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur dalam kondisi yang waspada menyikapi lonjakan kasus covid-19.

Dengan tambahan kasus harian yang meningkat, saat ini telah diterapkan SOP bahwa orang yang terkonfirmasi positif dengan CT value di bawah 30 maka akan langsung di bawa ke ITD Unair untuk dilakukan whole genome sequencing (WGS). 

“Kita harap, dengan mobilitas yang makin tinggi, koneksi Jakarta  dengan Surabaya ini erat sekali mulai darat hingga udara, kasus di Jakarta saat ini sudah 9100 an. Ayo waspada jangan panik tetap Prokes,” tegasnya. 

Saat ini di Jatim ada sebanyak 164 rumah sakit rujukan, dan semua dikatakan Khofifah dalam kondisi siaga.

Tidak hanya itu, Isolasi Terpusat juga ditegaskannya tetap siaga lengkap dengan reaktivasi  para relawan. 

Selain itu Khofifah menyebut bahwa kini rumah sakit juga banyak bed kosong.

BOR untuk isolasi 6 persen dan BOR untuk ICU juga sangat rendah sebesar 4 persen.

“Meski BOR di Jatim tercatat 6 persen untuk isolasi dan 4 persen untuk ICU, kita tetap harus waspada. Tapi jangan sampai panik berlebihan,” pungkas Khofifah.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved