Berita Batu Hari Ini

Ikuti Musrenbang Terakhir di Masa Jabatannya, Dewanti Titip Pesan ke Pemimpin Batu Berikutnya

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan wakilnya, Punjul Santoso menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan yang pertama pada 2022 di Kelurahan Dadaprejo.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
DISKOMINFO BATU
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan wakilnya, Punjul Santoso menandatangani dokumen setelah mengikuti Musrenbang tingkat kecamatan di Kelurahan Dadaprejo, Rabu (23/2/2022). 

SURYAMALANG.COM, BATU – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan wakilnya, Punjul Santoso menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan yang pertama pada 2022 di Kelurahan Dadaprejo.

Ketika memberikan keterangan kepada para wartawan, Dewanti mengatakan bahwa Musrenbang itu menjadi yang terakhir di masa kepemimpinannya bersama Punjul Santoso.

Ia pun menitipkan pesan agar pemimpin selanjutnya bisa menindaklanjuti program-program yang telah disusun.

“Alhamdulillah lancar. Musrenbang ini yang terakhir di kepemimpinan saya dan pak wakil. Saya titip agar bisa ditindaklanjuti oleh pimpinan selanjutnya,” kata Dewanti.

Dewanti dan Punjul akan mengakhiri masa jabatan sebagai pasangan kepala daerah Kota Batu pada 2022 ini.

Jabatan mereka akan berakhir pada 27 Desember 2022.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi apakah Dewanti akan maju lagi atau memilih mengakhiri masa jabatannya.

Sementara wakilnya, Punjul Santoso sudah tidak bisa mencalonkan kembali karena sudah dua periode menjabat sebagai wakil wali kota.

Sebelumnya, Punjul menjadi wakil dari Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

Dalam Musrenbang di Kecamatan Junrejo tersebut, Dewanti mengatakan prioritas utamanya adalah pembangunan fasilitas umum seperti jalan, drainase dan tempat pendidikan.

“Ada beberapa prioritas tadi, terutama fasilitas umumnya seperti drainase dan jalan. Paling tidak tahun depan dan semoga situasi pandemi membaik sehingga tidak ada lagi recofusing anggaran,” katanya.

Dewanti berpesan agar seluruh pihak bisa mengoptimalkan pengeksekusian dana yang diterima dari APBD dan taat waktu urusan administrasi.

Dewanti juga menyampaikan, jika program RPJMD 2017-2022 tidak bisa dieksekusi, maka program tersebut bisa dimasukkan di RKP 2023-2026.

Musrenbang digelar melalui berbagai tahapan, mulai pembekalan, Musrenbang Desa, pembahasan dengan SKPD terkait, dan skoring untuk setiap usulan.

Camat Junrejo, Dian Saraswati, menjelaskan bahwa fokus pembangunan Kecamatan Junrejo adalah "Pemantapan Pemulihan Ekonomi Daerah dan Penguatan Pelayanan Publik dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Junrejo", yang meliputi lima hal.

“Yaitu keamanan dan ketertiban, pelayanan dasar, pemulihan ekonomi berbasis potensi ekonomi junrejo, pemantapan infrastruktur berwawasan lingkungan, dan penyelenggaraan administrasi pemdes dan pelayanan publik,” terangnya.

Bambang Suliyono, anggota DPRD Dapil Junrejo, mengatakan, OPD terkait harus memperhatikan usulan-usulan yang diberikan di musrenbang.

Bambang juga menekankan bahwa dalam usulan ini, visi misi RPJMD diutamakan karena memasuki tahun terakhir.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved