Berita Tulungagung Hari Ini

BPN Ingatkan Potensi Bahaya Mafia Tanah di Proyek Nasional Tol Tulungagung-Blitar-Kepanjen Malang

Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tulungagung mengingatkan ancaman mafia tanah.

Penulis: David Yohanes | Editor: isy
david yohanes/suryamalang.com
Kepala ATR/BPN Tulungagung, Tulus Susilo. 

Berita Tulungagung Hari Ini

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tulungagung mengingatkan ancaman mafia tanah.

Sebab, banyak proyek strategis nasional yang ada di Tulungagung.

Menurut  Kepala ATR/BPN Tulungagung, Tulus Susilo,  mafia tanah banyak menyasar lahan yang tidak dipelihara.

"Jika punya tanah dirawat dan dijaga fisiknya, batas tanahnya juga. Agar tidak ada peluang dikuasai pihak lain," terang Tulus.

Lanjut Tulus, mafia tanah muncul pada lokasi dengan nilai tanah tinggi.

Lalu pada wilayah yang ada kegiatan pengadaan tanah, seperti proyek jalan tol.

Selain itu mafia juga menyasar lahan yang tidak dikuasai secara fisik.

"Tanah kosong lalu ditempati pihak lain. Diam-diam dia mengajukan sertifikat ke kelurahan, karena BPN teledor terbitlah sertifikat," katanya.

Sejauh ini belum ada temuan aktivitas mafia tanah di Tulungagung.

Namun Tulus mengingatkan, ada proyek strategis nasional, tol Kediri-Tulungagung yang membutuhkan lahan warga.

Selain itu ada pula tol Tulungagung-Blitar-Kepanjen (Agungblijen).

Jika terlanjur terbit sertifikat, maka BPN/ATR akan membatalkannya.

Dengan catatan memang terbukti, proses terbitnya sertifikat itu hasil kejahatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved