Berita Batu Hari Ini

Akan Ada Dua Kelurahan Baru di Kota Batu pada 2023, Ini Kata Dewanti Rumpoko

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan, dipecahnya dua kelurahan itu karena jumlah penduduk terlalu padat.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat berada di Kelurahan Dadaprejo seusai mengikuti Musrenbang Kecamatan Junrejo 

SURYAMALANG.COM|BATU - Dua kelurahan baru direncanakan terbentuk pada 2023 di Kota Batu. Dua kelurahan baru itu merupakan pexahan dari Kelurahan Sisir dan Temas.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan, dipecahnya dua kelurahan itu karena jumlah penduduk terlalu padat.

Luas wilayah di dua kelurahan itu juga cukup  luas. Pemecahan dipilih agar pelayanan publik bisa optimal.

"Pelayanan publik di Kota Batu harus terus ditingkatkan salah satunya dengan melakukan pemecahan wilayah. Untuk pemecahan wilayah mungkin belum bisa terealisasi tahun ini, dimungkinkan baru bisa terealisasi tahun depan," ujar Dewanti. 

Dewanti menjelaskan, progres pembentukan dua kelurahan baru itu sudah selesai dalam tahap kajian. Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, lalu menyiapkan segala fasilitas penunjangnya. Salah satu fasilitas penunjang itu seperti gedung perkantoran.  

Camat Batu, Yopi Supriadi memaparkan, secara administrasi pemecahan wilayah Kelurahan Sisir dan Temas sudah memenuhi syarat. Menyusul padatnya jumlah penduduk dan luas wilayah sangat layak untuk dilakukan pemekaran. 

Utuk pemenuhan fasilitas penunjang dua kelurahan baru, Yopi mengatakan sudah ada aset Pemkot Batu yang bisa dimanfaatkan.

"Alhamdulillah sudah ada cadangan aset tanah termasuk bangunan yang bisa dijadikan sebagai kantor kelurahan. Untuk lokasinya, nanti setelah Perda pemecahan wilayah selesai akan kami sampaikan," ujar dia. 

Selain pemecahan dua kelurahan tersebut, Yopi juga mengusulkan dilakukan pemecahan wilayah Kecamatan Batu. Pemecahan wilayah itu sejalan dengan dapil pemilihan umum (pemilu). 

"Pada pemilu beberapa tahun lalu di Kecamatan Batu sudah ada dua dapil yakni dapil Batu 1 dan 2. Dengan adanya pemekaran wilayah diharapkan saat pemilu tahun 2024 mendatang masyarakat lebih mudah menentukan pilihannya dan jalannya pemilu bisa lebih lancar," jelas dia. 

Dalam Musrenbang tahun 2022, Kecamatan Batu mengusulkan tiga pembangunan. Sedangkan untuk desa kelurahan di Kecamatan Batu mengusulkan sekitar 400 pembangunan. Tiga usulan yang disampaikan adalah pembangunan pedestrian, pembangunan pendopo kecamatan dan rehab rumah dinas.

"Kami ingin melakukan rehab rumah dinas karena dari era Kabupaten Malang dulu hingga saat ini belum pernah direhab sama sekali," tandasnya.

Seperti di ketahui pemekaran kecamatan sendiri telah ada aturannya di dalam UU No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah pada pasal 35 ayat (4) huruf (c). 

Dalam hal pelayanan publik, pemekaran kecamatan bertujuan untuk lebih mendekatkan layanan guna peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, murah, mudah, tepat, efektif, efisien dan berkualitas. (Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved