Berita Blitar Hari Ini

Nenek 70 tahun Digendam Dua Pria yang Mengaku Anggota Intel

Sasarannya selalu sama, yakni nenek-nenek atau perempuan paro baya yang sedang duduk sendirian di teras rumahnya.

ist/tribunjatim
ilustrasi gendam 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Untuk kesekian kalinya aksi gendam terjadi di wilayah Kabupaten Blitar.

Meski aksi gendam sudah terjadi berkali-kali, namun belum ada satu pun yang tertangkap.

Dari penuturan korban, aksi gendam yang tejadi di Kabupaten Blitar dilakukan dua pria berboncengan sepeda motor.

Sasarannya selalu sama, yakni wanita paro baya yang sedang duduk sendirian di teras rumahnya.

Sedangkan target pelaku adalah perhiasan yang dikenakan korban.

Modusnya juga mirip. Pelaku biasanya mengaku sebagai orang pintar atau semacam paranormal.

Terkadang pelaku juga mengaku sebagai petugas dari dinas sosial yang berpura-pura akan menyalurkan bantuan.

Terbaru, korban gendam seorang nenek berusia 70 tahun, bernama Poniyem.

Warga Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko ini kehilangan perhiasannya.

Cincin seberat 2,5 gram, yang dipakai di jarinya dibawa kabur pelaku.

"Kami masih menyelidikinya, dengan bermodalkan keterangan korban, yang mengenali ciri pelakunya. Di antaranya, sepeda motor bebek yang dikenakan pelakunya," kata AKP Nanik Sri Untari, Kapolsek Doko.

Menurutnya, aksi gendam itu terjadi pada Kamis (03/2) sekitar pukul 09.30 WIB.

Selain kemiripan modus, korban atau sasaran gendam yang dipilih sebagian besar adalah warga yang tinggal di desa terpencil.

"Pelaku datang dengan berboncengan sepeda motor bebek (ada yang bilang Honda Revo). Keduanya sama-sama mengenakan helm dan jaket hitam," ujar anak perempuan korban yang berusia 49 tahun.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved