Berita Surabaya Hari Ini

Pemkot Surabaya Bentuk Satpol PP Pariwisata, Pakai Dasi dan Lebih Humanis

Pemkot Surabaya membentuk Satpol PP Pariwisata yang bertugas di tempat wisata.

SURYAMALANG.COM/Bobby Koloway
Pemkot Surabaya membentuk Satpol PP Pariwisata yang bertugas di tempat wisata. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya membentuk Satpol PP Pariwisata yang bertugas di tempat wisata.

Satpol PP Pariwisata tidak hanya menjaga ketertiban, tapi juga bisa memandu wisatawan.

"Mereka gagah dan akan menjaga kemanan dengan tampilan humanis," kata Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (4/3/2022).

Cak Eri berpesan agar Satpol PP bisa semakin ramah kepada masyarakat.

Sekalipun berperan sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda), Satpol PP harus mengedepankan sikap humanis.

Sehingga, image Satpol PP akan semakin dikenal baik, terutama bagi wisatawan di Surabaya. Sehingga, semakin banyak wisatawan yang datang yang ujungnya ekonomi pun bergerak.

"Kami harus benar-benar bisa menunjukan bahwa Satpol PP menjadi bagian untuk menggerakkan perekonomian Surabaya," kata Cak Eri.

Eri minta Satpol PP Surabaya tidak bersikap arogan saat bertugas.

"Sekarang, bukan waktunya berhadapan dengan masyarakat dengan gaya jumawa dan arogan," kata Cak Eri.

"Namun, sekarang tunjukan dengan kegotongroyongan, kekeluargaan, dan humanis demi membangun Surabaya jauh lebih hebat dari hari ini. Satpol PP harus semakin dewasa dan menunjukkan bagian dari masyarakat," katanya.

Satpol PP Pariwisata Surabaya mengenakan seragam baru.

Dengan kombinasi kemeja lengan panjang berwarna merah maroon dan celana panjang abu-abu, para petugas terlihat 'beda'.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto menjelaskan seragam ini menunjukkan identitas satuan.

"Mereka juga mengenakan dasi. Kami instruksikan untuk mengedepankan sikap humanis," katanya.

Satpol PP Pariwisata akan berjaga di sejumlah lokasi, seperti sejumlah tempat wisata yang menjadi pengelolaan Pemkot.

"Satpol PP Pariwisata akan bertugas di tempat wisata, pedestrian, hingga traffic light (lampu lalu lintas). Mereka harus mengedepankan sikap humanis," kata Eddy.

Di antara tugasnya menyampaikan kepada masyarakat, khususnya wisatawan. Sekaligus, menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada wisatawan baik wisatawan nusantara lokal maupun wisatawan mancanegara (wisman).

"Kami akan tingkatkan lagi dari sisi pelayanan, edukasi pada wisatawan dan pelaku usaha wisata. Sehingga, wisatawan akan semakin nyaman berada di Surabaya," katanya.

Selain itu, selama masa pandemi petugas juga akan secara konsisten mengingatkan pelaksanaan protokol kesehatan. Sehingga, cluster tempat wisata bisa dicegah.

"Dengan adanya Pol PP Pariwisata ini, semoga semakin mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan di Surabaya. Wisatawan bisa dengan nyaman berwisata di Kota Pahlawan," katanya.

Pemkot Surabaya mengelola sejumlah tempat wisata hingga ruang terbuka hijau yang saban hari menjadi jujugan masyarakat, mulai dari Kebun Binatang Surabaya (KBS), Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, museum, sejumlah taman.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved