Jumat, 1 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Warga Binaan Lapas Malang Buat Lukisan untuk Percantik Dinding Museum Penjara Lowokwaru

Warga binaan Lapas Malang mempercantik bagian dinding Museum Penjara Lowokwaru dengan lukisan.

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Lapas Malang
Lukisan di dinding di Museum Penjara Lowokwaru yang digambar oleh warga binaan Lapas Malang. 

Berita Malang Hari Ini

SURYAMALANG.COM, MALANG - Warga binaan Lapas Kelas I Malang mempercantik bagian dinding Museum Penjara Lowokwaru.

Dinding tersebut dilukis warga binaan yang tergabung dalam Bimbingan Kerja (Bimker) Lukis.

Kepala Lapas Malang, RB Danang Yudiawan, mengatakan ada dua dinding yang dilukis warga binaan tersebut.

"Dinding yang dicat, adalah bagian dinding sebelah kanan Museum Penjara Lowokwaru. Yang pertama, dilukis dengan gambar presiden pertama Indonesia Soekarno dan bertuliskan Tulislah tentang Aku dengan Tinta Hitam atau Putihmu, biarlah Sejarah yang membaca dan Menjawabnya. Lalu dinding kedua, dilukis dengan gambar Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, yang juga disertai pesan motivasi tentang pengabdian untuk negeri," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), Selasa (8/3/2022).

Dirinya juga menjelaskan, alasan dilukisnya Soekarno di dinding Museum Penjara Lowokwaru.

"Soekarno merupakan sosok yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Beliau merupakan tokoh proklamator Republik Indonesia. Dan untuk tetap mengingat jasa-jasa beliau, kita abadikan melalui karya lukis ini," ungkapnya.

Dirinya menerangkan, tidak ada kesulitan dalam membuat lukisan dinding tersebut.

Pasalnya, warga binaan yang dilibatkan sudah ahli dan terampil dalam membuat lukisan.

"Kami memiliki warga binaan yang tergabung dalam Bimbingan Kerja (Bimker) Lukis. Di bimker itu, kita ajari warga binaan untuk membuat lukisan dan gambar yang artistik serta indah dilihat," jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya lukisan dinding tersebut, dapat memperindah dan mempercantik pemandangan Museum Penjara Lowokwaru.

"Selain itu, juga sebagai memorial dan motivasi bersama sebagai warga Indonesia. Kami berharap ketika pandemi Covid telah menurun dan kehidupan kembali normal, masyarakat umum bisa menikmati pemandangan lukisan dinding tersebut," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved