Berita Arema Hari Ini
Selain Coach Robert Rene Alberts, Inilah Deretan Pemain yang Pernah Membela Arema dan Persib Bandung
Selain Coach Robert Rene Alberts, Inilah Deretan Pemain yang Pernah Membela Arema dan Persib Bandung
SURYAMALANG.COM - Atmosfer panas bakal tersaji dalam big match Arema FC vs Persib Bandung di pekan ke-30 BRI Liga 1 2021.
Sabung Singo Edan vs Maung Bandung digelar di Stadion Gelora Ngurah Rai Denpasar Bali, Rabu (9/3/2022) malam.
Laga ini bakal menjadi ajang reuni bagi sejumlah pemain, khususnya mereka yang pernah merasakan memperkuat kedua tim.
Salah satunya pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, yang pernah menjadi juru taktik Arema di musim 2009-2010.
Baca juga: Arema Bukan Hanya Carlos Fortes, Ini Cara Pelatih Persib Pasang Kuda-kuda Demi Jegal Singo Edan
Baca juga: Arema FC Vs Persib Bandung, Ini Pesan Penting Umuh Muchtar untuk Bobotoh
Di musim pertamanya itu, Arema langsung menjadi juara Liga Super Indonesia.
Namun kebersamaan pelatih asal Belanda dengan Singo Edan tidak berlangsung lama.
Sebab, pada 2011 Robert menerima pinangan PSM Makassar untuk sesaat, dan di musim tersebut juga, ia kemudian hijrah ke negeri Jiran untuk membesut tim Serawak FA.
Robert kembali ke Indonesia musim 2016 untuk kembali melatih PSM Makassar.
Setelah melatih PSM hingga musim 2018, kini Robert membesut Persib Bandung di Liga 1 2019 menggantikan pelatih Miljan Radovic
Selain Robert Rene Alberts, terdapat beberapa pemain Persib saat ini yang juga sempat berseragam biru tim asal Jawa Timur tersebut, mulai dari posisi penjaga gawang Persib Bandung, Muhammad Natshir Mahbuby (Deden Natshir).
Sebelum memperkuat Persib Bandung di tahun 2014, pemain kelahiran Bandung, 13 Februari 1993, tersebut sempat memperkuat Arema FC yang saat itu bernama Arema Indonesia pada tahun 2013.
Tim Arema terpincut dengan talenta Natshir muda saat memperkuat Pelita Bandung Jaya pada tahun 2008-2012.
Namun, bersama Arema, Deden, sapaan akrabnya, tidak mendapatkan menit bermain sehingga memutuskan hengkang ke tanah kelahirannya untuk memperkuat Persib Bandung tahun 2014 hingga saat ini.
Di lini belakang Persib, bek naturalisasi asal Nigeria, Victor Igbonefo, pun pernah berseragam Arema FC pada tahun 2013-2016 dan membukukan 60 penampilan bagi tim Singo Edan.
Pada tahun 2015, Victor Igbonefo sempat dipinjamkan ke salah satu klub Thailand, Osotspa Samut Prakan.
Barulah di tahun 2018, bek yang kini berusia 36 tahun tersebut membela tim Maung Bandung.
Hanya berselang setahun, Victor Igbonefo kembali berkarier di Liga Thailand, yaitu PTT Rayong tahun 2019.
Namun ia kembali ke pelukan Persib Bandung mulai tahun 2020 hingga sekarang.
Selain Victor Igbonefo, bek tengah Persib Bandung lainnya pun pernah merasakan hal yang sama, yakni Achmad Jufriyanto.
Jupe pernah berseragam Arema FC pada tahun 2008-2009.
Hanya bertahan semusim di Malang, pria kelahiran 7 Februari 1987 tersebut pindah ke Pelita Jaya pada tahun 2009.
Tawaran untuk kembali bertualang pun datang dari Kota Palembang, untuk memperkuat Sriwijaya FC pada tahun 2010-2013 dan membukukan tiga gol dari 68 penampilannya.
Kemudian, bersama para pemain inti Sriwijaya FC lainnya, seperti Firman Utina, Supardi Nasir, dan M. Ridwan, Jupe kembali memperkuat Persib Bandung pada tahun 2013-2015.
Bahkan keempatnya mampu memberikan gelar juara kompetisi yang sudah ditunggu Persib Bandung selama belasan tahun.
Setelah membawa trofi juara ke Kota Bandung, Jupe kembali memperkuat Sriwijaya FC pada 2016-2017.
Hanya semusim, Ia pun kembali ke Persib Bandung di tahun 2017-2018.
Lagi-lagi ayah dari Arka Al Faith dan Kayla Azzahra tersebut harus berkelana, kali ini hijrah ke negeri Jiran Malaysia, untuk memperkuat Kuala Lumpur FC tahun 2018-2019 dan kembali ke Persib Bandung tahun 2019 hingga saat ini.
Beralih ke posisi gelandang, ada gelandang naturalisasi asal Argentina, Esteban Viscara, yang juga sempat merasakan romantisme bersama Arema FC pada tahun 2015-2017.
Bersama tim Singo Edan, Esteban berhasil mencatatkan 14 gol dari 55 penampilannya.
Gelandang serang yang kerap berposisi di sayap kiri tersebut kemudian sempat hijrah ke Sriwijaya FC tahun 2018 dan mencetak 11 gol dari 32 penampilannya.
Kebersamaan pemain kelahiran 11 April 1986 di Palembang tidak berlangsung lama, setelah Persib Bandung menawarkan kontrak pada tahun 2019 hingga saat ini.
Gelandang Persib Bandung lainnya, Dedi Kusnandar, sempat membela Arema FC saat bernama Arema Cronous tahun 2012-2013.
Sebelum memutuskan bergabung bersama Persib Bandung di tahun 2017 hingga kini, pemain kelahiran Sumedang 20 Oktober 1991 itu pun terlebih dahulu menyeberang ke tim rival Arema FC, yaitu Persebaya Surabaya, pada tahun 2013-2014.
Sama seperti Esteban Viscara dan M. Natshir, Dedi pun dulunya sempat menjadi bagian dari skuat Pelita Jaya.
Di kubu lawan, hanya bek naturalisasi asal Brasil, Fabiano Beltrame, yang pernah merasakan berkostum Maung Bandung, musim 2020-2021.
Namun ia, hanya dapat tampil satu kali karena kompetisi terpaksa dihentikan akibat pandemi Covid-19.
Persib Bandung pun melepasnya bersama penyerang Zulham Zamrun Februari 2021.
Keduanya memutuskan untuk bermain di Liga 2.
Fabiano memperkuat Persis Solo, sedangkan Zulham Zamrun memperkuat PSG Pati.
Namun, di pengujung penutupan bursa transfer paruh musim Liga 1 2021-2022, Arema FC resmi menggaetnya bersama Sandi Sute dengan status pinjaman.
Kembalinya Fabiano ke Arema FC mengulang nostalgia pemain kelahiran 29 Agustus 1982 pada musim 2015.
Meski demikian di tim Singo Edan, terdapat beberapa pemain yang merupakan kelahiran Bandung atau menimba ilmu di Diklat Persib.
Hanif Sjahbandi, gelandang kelahiran Bandung, 7 April 1997, merupakan jebolan akademi Persib tahun 2014-2015.
Ia sempat memperkuat Persipasi Bandung Raya tahun 2015-2016, sebelum memutuskan bergabung dengan Persiba Balikpapan tahun 2016.
Selanjutnya, gelandang sayap Arema FC, Kushediya Hari Yudo, arek Malang kelahiran 16 Juli 1993 itu, tercatat pernah menimbang ilmu di akademi Diklat Persib tahun 2011-2012.
Setahun kemudian, Yudo memutuskan untuk memperkuat Persewangi Banyuwangi tahun 2013.
Berita Arema