Travelling

Curah Kobokan Jadi Spot Wisata Baru di Lumajang, Wisatawan Harus Tetap Waspada

Curah Kobokan menjadi spot wisata baru di Lumajang. Wisatawan harus selalu waspada.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Tony Hermawan
Curah Kobokan menjadi spot wisata baru di Lumajang. 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Curah Kobokan menjadi spot wisata baru di Lumajang.

Luncuran lava dari Gunung Semeru sempat merusak ribuan hektar pemukiman dan lahan persawahan di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo pada 4 Desember 2021.

Saat ini warga dari luar kota datang ke kampung yang berjarak sekitar 10 kilometer (KM) dari Puncak Semeru tersebut.

Rata-rata wisatawan datang karena penasaran.

Wisatawan juga menyempatkan diri untuk berswafoto di sekitar Curah Kobokan.

Wisatawan asal Surabaya, Subakri dan keluarganya datang ke Curah Kobokan seusai takziah di Sumber Mujur. 

"Kami mampir saja di sini," Ujar Bakri kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (8/3/2022).

Wisatawan asal Jember, Anita mengaku sudah ingin datang ke lokasi bencana Gunung Semeru pada tahun lalu.

"Tapi saat itu masih banyak petugas yang berjaga," ujar Anita.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Patria Dwi Hastiadi minta wisatawan tetap waspada.

"Status Gunung Semeru masih Siaga level III. Artinya, masyarakat harus waspada," kata Patria.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved