Berita Trenggalek Hari Ini

Hajar Anak Tiri Pakai Palu Bodam, Sarmun Jalan Kaki 15 KM Serahkan Diri ke Polisi di Trenggalek

Sarmun (56) jalan kaki menempuh jarak 15 kilometer (KM) untuk menyerahkan diri ke kantor polisi di Trenggalek.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
Hajar Anak Tiri Pakai Palu Bodam, Sarmun Jalan Kaki 15 KM Serahkan Diri ke Polisi di Trenggalek
Polres Trenggalek
Barang penganiayaan terhadap anak tiri di di Trenggalek.

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Sarmun (56) jalan kaki menempuh jarak 15 kilometer (KM) untuk menyerahkan diri ke kantor polisi di Trenggalek.

Samun menyerahkan diri setelah menghajar anak tirinya yang berusia 17 tahun menggunakan palu godam di rumah Desa Depok, Kecamatan Panggul, Rabu (16/3/2022).

Sarmun (56) tega menganiaya anak tiri secara sadis akibat kondisi ekonomi dan ketersinggungan.

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera menjelaskan tersangka menghajar anak tirinya yang sedang tertidur.

Pelaku mendatangi korban, dan langsung memukulkan palu godam ke pelipis korban sampai terluka parah.

Darah seketika berkucuran dari wajah korban. Korban pun dilarikan ke Puskesmas sedekat untuk menjalani perawatan.

Dwiasi menjelaskan penganiayaan itu merupakan runtutan emosi pelaku sebelumnya.

"Sebelumnya, pelaku merasa dimarahi oleh sang istri atau ibu kandung korban karena mencabuti ketela untuk membeli tembakau," kata Dwiasi kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (17/3/2022).

Rasa emosi pelaku itu terakumulasi dengan kondisi ekonomi yang tengah sulit.

"Penganiayaan terjadi saat ibu korban sedang bekerja di pasar," sambungnya.

Sang ibu mengetahui penganiayaan itu setelah diberi tahu tetangga.

Ketika sampai rumah, sang ibu terkejut melihat sang anak sedang merintih kesakitan dan wajahnya berlumur darah.

Sementara itu, pelaku berjalan kaki sejauh 15 KM menuju Polsek Panggul untuk menyerahkan diri.

"Pelaku mengaku baru menganiaya anaknya pakai palu godam. Kami langsung membawa pelaku ke lokasi," sambung Dwiasi.

Polisi menyita palu godam yang dipakai tersangka untuk menganiaya korban.

"Perkara ini ditangani Satreskrim Polres Trenggalek," sambung Dwiasi.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved