Berita Surabaya Hari Ini

Pedagang di Kenjeran Surabaya Dikeroyok Gerombolan Remaja Hingga Tewas, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Pedagang di Kenjeran Surabaya Dikeroyok Gerombolan Remaja Hingga Tewas, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Jalan Pogot, Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya, yang menjadi lokasi kasus penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (26/3/2022) malam. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Seorang pedagang dikabarkan tewas setelah dikeroyok oleh sekelompok remaja, di Jalan Pogot, Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya, Sabtu (26/3/2022) malam.

Informasinya, korban yang merupakan pedagang itu, dianiaya oleh sekelompok pemuda yang melintas mengendarai motor, di kawasan jalan tersebut.

Korban mengalami luka tusuk akibat senjata tajam (Sajam) yang dilakukan oleh salah seorang dari anggota kelompok remaja tersebut.

Meski sempat mendapat pertolongan medis di IGD RSUD dr Soewandi, Surabaya, nyawa korban ternyata tidak tertolong.

"(Korban) meninggal di rumah sakit," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Anton Elfrino Trisano saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Minggu (27/3/2022).

Insiden penganiayaan tersebut, terjadi saat korban usai berjualan hendak pulang ke rumah dengan mendorong gerobaknya.

Saat melintas di kawasan jalan tersebut, gerombolan remaja tersebut merasa tersinggung karena dipelototi si korban yang diduga merasa terganggu dengan suara bising motor yang ditimbulkan para gerombolan itu.

"Tersinggung tidak suka dilihatin," jelasnya.

Kasus penganiayaan hingga berujung tewasnya korban, kemudian direspon cepat oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kabarnya, hingga kini sudah ada tiga orang pelaku penganiayaan yang telah ditangkap.

Mereka sedang menjalani penyidikan atas kasus penganiayaan tersebut.

Disinggung mengenai motif para pelaku hingga nekat menganiaya. Mantan Kabag Bin Ops Polrestabes Surabaya itu, mengungkapkan pelaku mengaku kepada penyidik merasa tersinggung dengan tatapan korban.

Namun, ia belum menjelaskan secara detail bagaimana kronologi awal hingga sajam jenis apa yang dipakai untuk menghabisi korban.

"Iya tersinggung. Dalam waktu dekat akan dirilis," pungkasnya. (Luhur Pambudi)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved