Berita Surabaya Hari Ini

Viral Maling Honda Scoopy Dihajar Warga di Kenjeran Surabaya, Begini Penjelasan Polisi

Video viral di media sosial berisi terduga maling motor dihajar warga di teras sebuah rumah di kawasan Jalan Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya

Editor: Eko Darmoko
IST
Tangkapan layar unggahan FB Masaaliwafa Coyy, saat pelaku disergap warga hingga dikeler ke sebuah teras rumah salah satu rumah warga, Jalan Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Video viral di media sosial berisi terduga maling motor dihajar warga di teras sebuah rumah di kawasan Jalan Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya.

Video ini viral di sejumlah grup media sosial, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan video yang diunggah sebuah akun Facebook (FB) Masaaliwafa Coyy, terduga maling itu mengenakan kemeja lengan panjang motif kotak-kotak warna coklat, bercelana panjang warna hitam.

Sepanjang video berdurasi sekitar 30 detik itu, terduga pelaku pencurian motor (curanmor) itu dipukuli oleh warga.

Terduga pelaku yang diduga kuat berjenis kelamin laki-laki itu, mendapat sejumlah bogeman warga yang geram atas perbuatannya.

Baca juga: Pedagang di Kenjeran Surabaya Dikeroyok Gerombolan Remaja Hingga Tewas, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Baca juga: Kode Persebaya Perpanjang Kontrak Marukawa, Bruno dan Sesay! Aji Santoso Puas dengan Kinerja Mereka

“Maling motor scupy d tambak wedi (maling motor Honda Scoopy di Jalan Tambak Wedi, Surabaya),” tulis akun FB Masaaliwafa Coyy, pada Kamis (24/3/2022).

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Iptu Suryadi membenarkan, pada hari dan tanggal tersebut, pihaknya menerima penyerahan terduga pelaku kriminalitas dari warga.

Pelaku, semula berencana melakukan aksi pencurian motor Honda Scoopy yang terparkir di depan sebuah rumah warga di lokasi tersebut.

Namun aksinya itu gagal, karena lebih dulu dipergoki oleh warga sekitar.

Korban atau si pemilik motor Honda Scoopy tersebut merupakan tamu dari salah seorang warga yang bermukim di kawasan jalan tersebut.

“Kami menerima penyerahan dari warga, dugaan pelaku percobaan pencurian sepeda motor,” ujarnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Minggu (27/3/2022).

Lantaran hanya sebagai tamu dan motor korban masih dapat diselamatkan, Suryadi menambahkan, pihak korban tidak membuat laporan polisi (LP), dan lebih memilih menyudahi kunjungannya kala itu, lalu kembali bergegas pulang ke rumah di Madura.

“Namun sepeda motor tidak hilang, dan korban pada saat itu hanya bertamu ke Surabaya dan langsung pulang ke Madura dan tidak membuat Laporan Polisi."

"Dan di samping itu pelakunya masih di bawah umur. Namun yang diamankan tetap kami wajib lapor ke polsek (Mapolsek Kenjeran),” pungkasnya. (Luhur Pambudi)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved