Berita Tulungagung Hari Ini

Dugaan Korupsi PDAM Tulungagung, Mantan Direktur Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta

JPU menuntut mantan Direktur PDAM Tirta Cahaya Agung Tulungagung, Hariyono dengan hubungan penjara selama 5 bulan., dan denda sebesar Rp 200 juta.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
pixabay
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Direktur PDAM Tirta Cahaya Agung Tulungagung, Hariyono dengan hubungan penjara selama 5 bulan., dan denda sebesar Rp 200 juta.

Jika denda tersebut tidak dibayarkan, diganti dengan hukuman penjara selama delapan bulan.

"Tuntutan ini sudah mempertimbangkan korban yang sudah mengembalikan dugaan kerugian negara sebesar Rp 120 juta," terang Agung Tri Radityo, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (5/4/2022).

JPU juga menuntut terdakwa dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp 478 juta lebih.

Besaran uang pengganti ini sesuai dengan kerugian negara berdasar penghitungan BPKP.

Namun uang pengganti tersebut juga dikompensasi dengan uang titipan terdakwa sebesar Rp 120 juta.

"Sebelumnya terdakwa sudah menitipkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 120 juta. Pengembalian ini juga jadi pertimbangan tuntutan JPU," sambung Agung.

Dalam tuntutan JPU, jika selama satu bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap uang pengganti belum juga dibayar, maka harta terdakwa akan dirampas untuk menutupi uang pengganti.

Namun jika harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk menutup uang pengganti ini, maka diganti dengan pidana selama delapan bulan.

Sejauh ini Kejari Tulungagung tidak menyita harta benda Haryono sebagai jaminan.

"Sidang akan dilanjutkan minggu depan di PN Tipikor Surabaya, dengan agenda pledoi," ucap Agung.

JPU menjerat Haryono dengan Pasal 2 ayat (1) jo pasal 11 UU nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20/2001 tentang Perubahan atas UU nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Haryono diduga melakukan korupsi proyek sambungan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2016-2018 di PDAM Tirta Cahaya Agung Tulungagung.

Proyek dibiayai dari dana hibah ABPN senilai Rp 2 miliar.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved