Berita Jawa Timur Hari Ini

Pria di Mojokerto Tega Jual Istrinya Rp 2 Juta di Facebook, Tawarkan Layanan Threesome

Pria asal Kabupaten Tulungagung tersebut digerebek Satreskrim Polres Mojokerto Kota saat transaksi seks (Threesome) di Hotel Lynn, Mojokerto

Tersangka Wawan Wahyudi terlibat kasus prostitusi online diamankan di Polres Mojokerto Kota, Senin (11/4/2022). 

SURYAMALANG.COM - Seorang pria bernama  Wawan Wahyudi (37)  tega menjual istrinya untuk berhubungan badan dengan lelaki hidung belang.

Pria asal Kabupaten Tulungagung tersebut digerebek Satreskrim Polres Mojokerto Kota saat transaksi seks (Threesome) di salah satu kamar hotel Lynn, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Saat digerebek, tersangka dan istrinya bersama  pria hidung belang berinisial (B) dalam kondisi telanjang tanpa busana.

Wakapolres Kota Mojokerto, Kompol Sarwo mengatakan, pihaknya menangkap satu tersangka yang menjual istrinya untuk layanan seks bertiga.

Polisi juga mengamankan pria hidung belang (B) yang sebelumnya memesan layanan seks bertiga (Threesome) melalui media online Facebook.

"Jadi pelaku, korban (Istri) dan satu orang pemesan melakukan hubungan badan (Threesome) di kamar hotel," jelasnya, Senin (11//4/2022).

Sarwo menjelaskan kasus prostitusi online ini terbongkar dari Patroli Cyber Polresta Mojokerto yang mendapati aktivitas mencurigakan di media sosial Facebook.

Tersangka Wawan secara blak-blakan menjajakan istrinya melalui akun media sosial miliknya untuk layanan seks bertarif Rp.2 juta.

Dari Patroli Cyber tersebut Polisi melakukan menyelidiki hingga mendapati keberadaan pelaku di Kota Mojokerto.

"Pelaku ini dari Tulungagung ke Mojokerto  menerima uang DP (Down payment) Rp 500 ribu dan sisanya diberikan saat di hotel," ungkapnya.

Menurut dia, tersangka yang merupakan pekerja sebagai montir bengkel ini menerima tawaran layanan Threesome  dari pemesanan dan datang ke Kota Mojokerto.

Adapun barang bukti yang diamankan di lokasi yakni alat kontrasepsi, pakaian korban dan mobil Isuzu Panther AG 1617 TK.

"Kita juga mengamankan uang tunai Rp.1,5 juta hasil transaksi prostitusi online dari sisa pembayaran (Threesome)," terangnya.

Tersangka Wawan dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentant Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pasal  296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP.

"Untuk ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya. (don)

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved