Berita Pasuruan Hari Ini

Guru Madrasah di Pasuruan Bertindak Kelewat Batas, Bagian Vital Sejumlah Siswi Digerayangi

Satreskrim Polres Pasuruan menetapkan seorang guru madrasah di wilayah Pasuruan sebagai tersangka atas dugaan kasus pencabulan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Eko Darmoko
Shutterstock
Ilustarsi 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan menetapkan seorang guru madrasah di wilayah Pasuruan sebagai tersangka atas dugaan kasus pencabulan.

Guru madrasah tersebut berinisial ST, berusia 40 tahun.

ST ini dilaporkan oleh seorang wali murid atas dugaan pencabulan.

Wali murid melaporkan jika anaknya beberapa kali dicabuli oleh ST.

Sejumlah bagian vital tubuh anaknya ini dijamah oleh ST.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo membenarkan penetapan tersangka itu.

Dikatakan dia, dari hasil penyelidikan, pihaknya menemukan dua alat bukti kuat.

"Guru madrasah ini diduga kuat melakukan pencabulan, kami sudah dua alat bukti."

"Kami juga sudah periksa sejumlah saksi."

"Dengan demikian, kami naikkan status sebagai tersangka," kata Kasat kepada SURYAMALANG.COM.

Dikatakan Kasat, alat-alat bukti ini yang menjadi penguat pihak kepolisian untuk menetapkan sebagai tersangka.

Alat bukti yang dimaksud, adalah keterangan saksi serta petunjuk.

"Kami sudah periksa lima siswi yang diduga menjadi korbannya, termasuk yang bersangkutan sudah kami periksa."

"Ini masih dalam pengembangan penyidik," kata Adhi, sapaan akrab Kasatreskrim.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved