Berita Malang Hari Ini

Sepakat dengan Pendemo, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika Tolak Penundaan Pemilu 2024

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika bersama ribuan mahasiswa sepakat untuk menolak penundaan pemilu 2024.

hayu yudha prabowo/suryamalang.com
Peserta demo saat beraksi di depan Tugu Balaikota Kota Malang, Selasa (12/4/2022). 

Berita Malang Hari Ini

SURYAMALANG.COM | MALANG - Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika bersama ribuan mahasiswa sepakat untuk menolak penundaan pemilu 2024.

"Kami sepakat menolak penundaan Pemilu 14 Februari 2024. Kita harus melaksanakan Pilpres," katanya saat menemui ribuan mahasiswa dari BEM Malang Raya yang sedang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang, pada Selasa (12/4/2022).

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi tidak sepakat dengan penundaan pemilu ini.

Pernyataan tersebut mendapatkan applaus dari ribuan mahasiswa itu.

Meski, beberapa mahasiswa ada yang melakukan siulan-siulan, saat politisi PDIP itu menyampaikan pidatonya.

"Saya yakin, ketika mahasiswa turun, berarti ada sesuatu yang tidak beres. Jadi ini adalah sinyal. Tetap suarakan kebenaran," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Made juga menjelaskan kepada para demonstran, bahwa pemilu bisa ditunda dengan tiga hal, yakni, Amandemen UUD 1945, Dekrit Presiden dan kejadian luar biasa.

"Amandemen UUD 1945 dan Dekrit presiden tidak mungkin. Kita harus kawal ini semua. Karena negara kita ini negara hukum," tandasnya.

Seusai melakukan pidatonya, Ketua DPRD Kota Malang, bersama koordinator BEM Malang Raya bersama-sama menyampaikan poin-poin yang ingin disampaikan oleh massa aksi.

Poin-poin tersebut di antaranya ialah, menolak kenaikan harga BBM dan Minyak Goreng, menolak keras adanya perpanjangan masa jabatan presiden dan sejumlah tuntutan lain yang berjumlah 25 poin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved