Hilang 21 Hari, Siswi SD Tewas Mengenaskan di Banjar, Jasad Membusuk dan Tanpa Kepala

Cewek berinisial PWU (10) tewas mengenaskan di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Editor: Zainuddin
wartakota.com
ilustrasi mutilasi. 

SURYAMALANG.COM - Cewek berinisial PWU (10) tewas mengenaskan di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Siswi SD kelas 3 ini diduga rewas akibat dirudapaksa, dibunuh, dan dimutilasi oleh sepupunya berinisial RF (26).

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari penemuan tengkorak manusia di kebun kemiri Kecamatan Sungai Pinang pada Rabu (13/4/2022) pukul 11.30 Wita.

Tengkorak tersebut ditemukan pemilik kebun kemiri, Arifin.

Saat itu Arifin melihat buah kemiri di kebunnya untuk dipanen setiap tahun sekali.

Arifin kaget saat menemukan tengkorak manusia di dekat parit kebunnya.

Arifin menemukan seonggok rambut dan tulang rahang sekitar 20 meter dari lokasi temuan tengkorak tersebut.

Saat menyelidiki penemuan tengkorak tersebut, polisi mendapat laporan soal cewek cilik yang tak kunjung pulang ke rumah sejak 20 Maret 2022.

Tak lama kemudian polisi menangkap RF.

RF adalah orang paling terakhir yang berkomunikasi dengan PWU.

Polisi menyita parang, motor Jupiter, dan celana hitam milik pelaku.

Diduga RF mengikat tangan korban dan membungkus badan korban menggunakan karung.

Kemudian RF membuang jasad korban di dekat jurang penuh semak belukar.

Sebelum hilang, korban terlihat sedang bermain di depan rumah RF.

Bahkan RF sempat komunikasi dengan korban.

Kasi Humas Polres Banjar, Iptu H Suwarji mengatakan ada bercak sperma di jasad korban.

"Pelaku menyekap korban di rumahnya. Kemudian pelaku mencekik korban sampai lemas, namun masih hidup."

"Setelah itu pelaku memperkosa korban," ujar Suwarji, Sabtu (16/4/2022).

Setelah memperkosa korban, pelaku mendengar ibu korban teriak sambil mencari keberadaan anaknya.

Karena panik, pelaku membunuh korban, dan memutilasinya.

Kemudian pelaku membawa jasad korban ke kebun sejauh 2 kilometer dari rumah pelaku.

"Sesampainya di kebun, pelaku kembali memutilasi korban. Setelah itu, korban ditinggal," ujar dia.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah tinggal tulang tanpa kepala.

Kepala korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi penemuan jasad.

"Kondisi jasad sudah lengkap dan sudah diserahkan ke pihak keluarga. Setelah dibersihkan dan dimandikan, jasad korban dimakamkan," terang dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gadis 10 Tahun Dirudapaksa dan Dimutilasi Sepupu di Banjar, Terungkap Setelah Ada Temuan Tengkorak, https://www.tribunnews.com/regional/2022/04/17/gadis-10-tahun-dirudapaksa-dan-dimutilasi-sepupu-di-banjar-terungkap-setelah-ada-temuan-tengkorak?page=all

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved