Berita Madiun Hari Ini

Video Viral di Madiun, Ratusan Siswa SMP Terlibat Tawuran Sarung

Beredar video viral tawuran sarung atau perang sarung di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (17/4/2022) pukul 01.30 WIB.

Editor: Zainuddin
Tawuran sarung di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (17/4/2022) pukul 01.30 WIB. 

Laporan Wartawan: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Beredar video viral tawuran sarung atau perang sarung di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (17/4/2022) pukul 01.30 WIB.

Dalam video viral yang diunggah di akun Instagram @medhioen_ae itu terlihat ratusan pemuda memutar-mutarkan sarungnya sambil berlari ke arah lawan.

Perang sarung tersebut melibatkan pemuda dari Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Magetan.

"Perang sarung wes biasa ya cah, tapi nek sing perang wong atusan koyok ngene ki piye jal?

Perang sarung iki terjadi ndek ingi (17/4) ning daerah Tasen (Desa Kaibon, Kec. Geger, Kab. Madiun) jam 01:30 WIB. Kejadian seru tapi malah horor iki nglibatne wong-wong nom saka berbagai daerah. Mulai Saka Kabupaten Madiun, Kota Madiun, lan Kabupaten Magetan.

Heaalah …Nek seru-seruan yo ojo sampek kebacut lho cah. Naliko mong gawe sarung, tapi nek kesabet matamu pora yo pilek," tulis pemilik akun.

Kapolsek Geger, AKP Yunus Kurniawan mengatakan tawuran sarung itu bermula dari masalah pribadi remaja dari Kecamatan Geger dengan remaja dari Kota Madiun.

"Kemudian mereka membuat perjanjian dan kesepakatan untuk tarung masal menggunakan sarung yang tidak ada isinya," kata Yunus kepada SURYAMALANG.COM, Senin (18/4/2022).

Mereka mengumpulkan massa dengan cara menyebarkan voice note atau pesan suara di media sosial dan WhatsApp (WA) grup.

"Mereka tawuran sarung setelah melihat polisi patroli. Setelah polisi melintas, baru melaksanakan tawuran sarung," jelas Yunus.

POlisi menangkap 15 remaja yang terlibat dalam tawuran tawuran sarung tersebut.

"Semuanya adalah siswa SMP," terang Yunus.

Polisi mewajibkan 15 remaja tersebut wajib lapor dua kali dalam satu pekan selama sebulan.

Mereka juga membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved