Apes, Antre Potong Rambut Kepala Pria di Tuban Dipukul Pakai Batu Hingga Tewas

Peristiwa berdarah menggegerkan warga di Dusun Pereng Tengah, Desa/ Kecamatan Rengel, Minggu (1/5/2022), siang. 

Lokasi kejadian pemukulan dengan batu hingga meninggal dunia dipasang garis polisi 

SURYAMALANG.COM|TUBAN - Peristiwa berdarah menggegerkan warga di Dusun Pereng Tengah, Desa/ Kecamatan Rengel, Minggu (1/5/2022), siang. 

Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) ngamuk beringas, hingga memukul warga yang antri potong rambut dengan batu. 

Pria yang mengamuk itu diketahui bernama Asip, warga setempat. 

Sedangkan korbannya yaitu Imam (52), warga Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Tuban. 

Korban mengalami luka di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia. 

Berdasarkan data yang dihimpun, Asip yang diduga mengalami gangguan jiwa tiba-tiba mengamuk.

Ia keluar dari gang sempit menuju rumahnya dengan membawa batu. 

Lalu tanpa basa-basi memukulkan batu yang dibawa ke kepala korban, yang saat itu duduk di atas sepeda motornya berhenti di depan tempat potong. 

"Saat itu korban antri di depan tempat potong, tiba-tiba dipukul pakai batu hingga jatuh bersama motornya," kata warga setempat, Kharisma. 

Warga tak berani berbuat banyak meski mengetahui korban tersungkur bersama sepeda motornya. 

Sebab, saat itu pelaku masih membawa batu sambil menunggu korban yang kondisinya mengalami luka parah. 

Selang 15 menit kemudian, warga baru berani menolong korban yang sudah dalam kondisi bersimbah darah. Selanjutnya warga melapor kejadian tersebut ke polisi. 

"Tidak berani menolong langsung, karena saat itu pelaku masih di lokasi sambil membawa batu," terangnya. 

Korban kemudian ditolong dibawa ke Puskesmas Rengel, namun nyawanya tidak terselamatkan. 

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan, pasalnya usai memukul warga dengan batu hingga meninggal, pelaku langsung kabur membuat resah warga. 

"Kondisi korban meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Rengel. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini," ungkap Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Gananta saat berada di lokasi.(nok) 

 

Sumber: surya.co.id
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved