Senin, 27 April 2026

Berita Surabaya Hari Ini

Gubernur Jatim Khofifah Tabuh Bedug di Malam Takbiran, Ini Pesan Tersirat Dari Puasa Ramadan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, menabuh bedug

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, tampak menikmati prosesi menabuh bedug di perhelatan Parade Bedug dan Gema Takbir Idulfitri 1443 H/2022M, di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (1/5/2022) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Parade bedug antar pejabat OPD, anggota Polri, TNI hingga jurnalis, meriahkan malam takbiran di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (1/5/2022) malam. 

Sebelum parade bedug dilakukan secara bergilir dari masing-masing perwakilan kelompok instansi

Terlebih dulu pejabat utama Forkopimda Pemprov Jatim membuka secara simbolik. 

Tentunya, dengan menabuh alat musik tabuh berselaput bahan kulit lembu itu. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, tampak menikmati prosesi simbolik itu. 

Lantunan takbir diiringi dentuman bedug secara serempak dari para pejabat itu, terdengar begitu menggema di serambi sisi timur Masjid Al-Akbar. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menganggap tabuhan bedug dalam gema takbir di penghujung Bulan Ramadan, menjadi petanda kemenangan manusia melawan hawa nafsu. 

Puasa bagi Khofifah adalah pembakaran segala bentuk entitas keburukan yang berpotensi mengotori rohaniyah manusia. 

"Puasa adalah pembakaran, mudah mudahan seluruh hal yang tidak baik segera dibakar, seluruh niat dan ego yang kurang baik semuanya sudah dibakar," ujar Khofifah di Masjid Al-Akbar Surabaya.

Melalui keberhasilan manusia dalam menjalankan ibadah puasa selama sebulan lamanya, diharapkan mampu mensucikan kembali rohaniah manusia sebagai entitas yang fitrah. 

"Sehingga, saat memasuki 1 Syawal 1443 H semua akan masuk dalam keadaan fitrah Semoga seluruh ibadah kita diterima Allah, tarawih kita diterima Allah, tadarus kita diterima Allah, dan seluruh infak sodaqoh kita diterima Allah," pungkas mantan Menteri Sosial RI itu. 

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved