Kesehatan

Kenali Gejala Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak, Dimulai dari Diare, Mual, dan Muntah

Biasanya dimulai dari diare, mual, muntah, sakit perut yang kadang kadang disertai dengan demam ringan. Kemudian berlanjut ke gejala Hepatitis.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
Dini Felicitas - Nakita
ILUSTRASI - Mengenali gejala dan cara pencegahan sejak dini bisa menjadi langkah utama menghadapi Kasus penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak yang kini dinyatakan sebagai KLB oleh WHO Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Orangtua Harus Waspada, Kenali Resiko dan Gejalanya, https://wow.tribunnews.com/2021/07/22/kasus-covid-19-pada-anak-tinggi-orangtua-harus-waspada-kenali-resiko-dan-gejalanya. Penulis: Afzal Nur Iman Editor: Elfan Fajar Nugroho 

Lalu kadar enzim transaminase meningkat di atas 500 uni per mili meter. 

 "Bila berlanjut lagi, pasien akan mengalami pembekuan darah dan selanjutnya terjadi penurunan kesadaran dan berlanjut pada kematian bila pasien tidak dilakukan transplatasi hati," kata dr Hanifah menambahkan.

 

Gejala Hepatitis Akut

Saat ini, Kementerian Kesehatan RI sedang berupaya untuk melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap.

Adapun gejala yang ditemukan pada pasien-pasien tersebut, seperti dikutip dari laman Kemenkes adalah sebagai berikut:

Mual
Muntah
Diare berat
Demam
Kuning
Kejang dan
Penurunan kesadaran.
Langkah Pencegahan

Langkah Pencegahan

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang.

Masyarakat bisa melakukan langkah pencegahan dengan melakukan sebagai berikut:

Mencuci tangan
Memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih,
Tidak bergantian alat makan
Menghindari kontak dengan orang sakit
Melaksanakan protokol kesehatan

Nadia mengingatkan, jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran agar segera memeriksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Kemenkes juga meminta pihak terkait untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila mengalami sindrom Penyakit Kuning, dan membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program dan lintas sektor.

“Tentunya kami lakukan penguatan surveilans melalui lintas program dan lintas sektor, agar dapat segera dilakukan tindakan apabila ditemukan kasus sindrom jaundice akut maupun yang memiliki ciri-ciri seperti gejala hepatitis” ucap dr. Nadia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved