Ikatan Dokter Anak Indonesia Jatim Buka Suara Soal Hepatitis Akut Misterius, Begini Penjelasannya

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim, buka suara mengenai maraknya penyakit Hepatitis yang meresahkan masyarakat.

SURYAMALANG.COM/Shutterstock via Tribunnews
ILUSTRASI anak sakit dalam artikel bocah 7 tahun meninggal dunia diduga akibat Hepatitis Akut 

SURYAMALANG.COM|SURABAYA - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim, buka suara mengenai maraknya penyakit Hepatitis yang meresahkan masyarakat.


Ketua IDAI Jatim dr Sjamsul Arief MARS SpA(K) menjelaskan, kasus ini memang baru sekali lantaran banyak kejadian yang dilaporkan di luar negeri. 


"Untuk Indonesia juga ada laporan, 3 di Jakarta semua datang dalam keadaan berat dan meninggal semua, 1 di Tulungagung Jatim," ujarnya, Selasa (10/5/2022).


Menurutnya, gejala yang dialami sama persis sesuai dengan informasi WHO (World Health Organization), seperti mual, muntah, panas dengan cepat selama 4 hari.


"Saya berpesan segera dirawat jangan sampai terlambat sampai kondisinya berat dan nunggu di ICU yang membuat nyawa tidak tertolong," bebernya.


"Kalau satgas khusus ada di IDAI pusat, anggotanya juga ada yang dari Jatim. Ada satgas khusus hepatitis akut IDI Jatim juga sudah ada," imbuhnya.


Dirinya berpesan, meski sampai sekarang masih belum jelas karena virusnya tidak diketahui apakah A B C D E, yang diperhatikan cukup kebersihan makan minum dan tangan.


"Karena penularan lewat makan minum atau fekal oral jangan makan minum yang asalnya tidak jelas," terangnya.


"Kalau ada pasien yang gejalanya seperti itu segera dilaporkan. Sampai sekarang masih belum ada laporan. Kasus di Tulungagung awalnya silaturahmi hari raya, makan makan segala macam besoknya ada gejala lalu beberapa hari kemudian meninggal," tuntasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved