Berita Batu Hari Ini

Dewanti Rumpoko Lantik 38 Pejabat Batu, Empat Dinas Kosong Kepala Definitif

Wali Kota Batu melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di Pemkot Batu. Pasca pelantikan, ada empat dinas yang mengalami kekosongan kepala definitif

Penulis: Benni Indo | Editor: Rahadian Bagus
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko melantik 38 pejabat di Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Kota Batu, Selasa (17/5/2022). Empat kedinasan tidak memiliki jabatan kepala definitif selepas pelantikan ini. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di Pemkot Batu. Pasca pelantikan, ada empat dinas yang mengalami kekosongan kepala definitif. 

Empat kedinasan tersebut adalah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang dulunya dijabat Sugeng Pramono, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang dulunya dijabat oleh  M Agoes Machmoedi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang dulunya dipimpin oleh Mokhamad Forkan dan Sekwan yang memang sedari awal belum memiliki pejabat definitif.

Sugeng Pramono menduduki jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batu. M Agoes Machmoedi menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Mokhamad Forkan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

"Saya mengucapkan selamat atas jabatan baru yang diamanahkan. Pastinya, kami sebagai baperjakat rapat sampai beberapa kali dengan situasi dan kondisi yang dinamis. Kami tidak hanya ingin menempatkan the right man in the right place saja, tapi juga sosok yang sesuai dengan kondisi. Kondisi yang baik adalah keharusan. Dengan kondisi yang kondusif, semua pejabat bisa melakukan tugasnya dengan baik," kata Dewanti setelah melantik 38 pejabat. 

Dewanti mengatakan, ungkapan itu ia sampaikan setelah melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan sebelumnya. Ia menyadari, bisa saja kebijakan yang diambil saat ini tidak menyenangkan para ASN, namun ia mengingatkan bahwa ASN harus siap ditugaskan di mana saja dan harus menjalankan tugasnya dengan menghormati keputusan pimpinan.

"Ini setelah beberapa kali saya melantik, saya evaluasi. Memang jauh dari ideal, apalagi menyenangkan atau bahkan memuaskan para ASN, tetapi perlu diketahui bahwa ASN akan siap ditempatkan di mana saja dan menghormati keputusan pimpinan," tegasnya. 

Dengan adanya kursi jabatan yang belum definitif, Dewanti mendorong agar para ASN bisa mengikuti seleksi yang saat ini sedang disusun oleh Pemkot Batu. Melalui seleksi terbuka tersebut, Pemkot Batu akan menentukan pejabat baru.

"Saya yakin para ASN Pemkot Batu sangat punya potensi dan kesempatan ikut seleksi terbuka. Seleksi terbuka saya pastikan dijalankan seobyektif mungkin dengan proses yang sesuai dengan ketentuan," terang Dewanti.

Dewanti mengatakan, maksimal akhir Juni nanti para pejabat definitif akan dilantik. Oleh sebab itu, panitia seleksi akan bekerja semaksimal mungkin untuk menyelesaikan tahapan seleksi. 

"Saat ini panitia sudah terbentuk dan kami sedang bekerja. Paling maksimal, akhir Juni nanti sudah saya lantik," papar Dewanti.

Di akhir pidatonya kepada para ASN, Dewanti mengaku paling tidak suka jika ada orang yang berbisik kepadanya tentang titipan nama-nama. Ia pun minta Sekda dan BKPSDM berproses secara objektif.

"Saya betul-betul no heart feelings. Tolong diingat, saya paling tidak suka kalau ada yang membisiki, entah itu keponakan Kajari atau keluarga Kapolda. Berproses apa adanya, bukan punya saudara atau apa. Saya minta Sekda dan BKPSDM berproses seobjektif mungkin," tegasnya. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved