Berita Batu Hari Ini

BPS Batu Lanjutkan Sensus Penduduk Mulai 30 Juni, Dewanti Rumpoko Imbau Warga Tidak Takut

BPS Batu akan melanjutkan program sensus penduduk yang sempat terhenti akibat Pandemi. Rencananya, sensus akan dimulai pada 30 Juni 2022.

Penulis: Benni Indo | Editor: Rahadian Bagus
Ilustrasi : petugas sensus. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu akan melanjutkan program sensus penduduk yang sempat terhenti akibat Pandemi. Rencananya, sensus akan dimulai pada 30 Juni 2022.

Ketua Tim New Sos Degas BPS, Yuniarni Erry Wahyuti menyatakan, kegiatan sensus lanjutan itu sangat penting untuk menuntaskan data yang belum sepenuhnya terhimpun.

Yuniarni menyebut, dalam sensus ini pihaknya juga ingin mengetahui lebih jauh jumlah generasi milenial, generasi X dan Z.

Berdasarkan data sensus penduduk sementara tahun 2020, jumlah penduduk di Kota Batu mencapai 213,046 jiwa.

Dengan didominasi oleh generasi milenial mencapai 54,704 jiwa. 

Disusul oleh generasi Z sebanyak 50,371 jiwa, kemudian generasi X sebanyak 47,622 jiwa.

Lalu untuk post generasi Z ada 25,895 jiwa dan sisanya adalah pro boomer sebanyak 4,371 jiwa dan boomer sebanyak 30,083 jiwa.

Untuk mensukseskan sensus lanjutan itu, pihak BPS Kota Batu bakal menerjunkan 100 orang petugas. 

"100 orang petugas itu terdiri atas 69 petugas sensus, 23 pengawas dan 8 koordinator. Harapannya, dengan jumlah petugas yang diterjunkan itu bisa memperlancar sensus lanjutan ini," kata dia, Kamis (19/5/2022). 

Pada 2019 lalu, populasi penduduk di Kota Batu mencapai 207.490 jiwa. Kemudian pada tahun 2020 jumlah penduduk di Kota Batu mencapai 213,046 jiwa.

Diprediksi pada tahun 2022 ini terdapat tambahan penduduk dibandingkan tahun sebelumnya.

Sensus penduduk lanjutan bertujuan memotret benchmark indikator kependudukan Indonesia dan untuk mengetahui potret demografi Indonesia setelah melewati gelombang kedua pandemi Covid-19.

Pun untuk bahan evaluasi capaian pembangunan di bidang kependudukan pada tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Serta sebagai dasar penentuan kebijakan pembangunan nasional untuk menuju Indonesia Emas 2045," paparnya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, sensus penduduk sangat perlu dilakukan karena memiliki banyak manfaat. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, data yang akurat sangat dibutuhkan untuk mengambil kebijakan. 

"Manfaat data sangat luar biasa. Saat pandemi, kami merasakan bagaimana data begitu penting. Saya berharap semua bisa bergotong-royong untuk mendukung sensus lanjutan ini," katanya. 

Dewanti mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batu, apabila didatangi oleh petugas sensus tak perlu takut.  

Sementara itu, berdasarkan hasil sensus penduduk yang dilakukan secara online pada tahun 2020 lalu, berhasil mencatatkan 90 persem pendaftar berdomisili di Kota Batu.

Sebab dari target 70 ribu pendaftar sensus online, terealisasi 67 ribu pendaftar.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved