Kronologi Video Viral Polwan Ancam Injak Warga sampai Tewas di Kupang, Bermula dari Razia Balap Liar

Beredar video viral polwan Polresta Kupang Kota mengancam akan menginjak warga sampai tewas.

Editor: Zainuddin
Tangkap layar kanal YouTube POS KUPANG
Beredar video viral polwan Polresta Kupang Kota mengancam akan menginjak warga sampai tewas. 

SURYAMALANG.COM - Beredar video viral polwan Polresta Kupang Kota mengancam akan menginjak warga sampai tewas.

Ancaman itu bermula dari perdebatan antara polwan dan warga yang hendak merekam balap liar di jalur Patung Merpati Uis Neno Nokan Kit, Kota Kupang.

Dalam video viral itu terlihat warga dan polisi berkerumun di ruas jalan.

Polisi datang ke lokasi untuk razia balapan liar.

Tiba-tiba terdengar suara polwan melarang warga merekam menggunakan ponselnya.

Larangan itu membuat warga dan polwan tersebut berdebat.

Warga berdalih merekam untuk disebarkan sebagai informasi publik kepada masyarakat.

Sang Polwan pun mempertanyakan pihak yang mengizinkan warga tersebut merekam.

Ketegangan memanas sehingga keluar perkataan bernada ancaman dari Polwan.

"Kalau ada merekam, nanti beta injak kasih mati," ucap polwan dalam video viral tersebut.

Tidak diketahui penyelesaian dari cecok tersebut.

Dihimpun dari Pos-Kupang.com, video viral itu direkam pada 27 Mei 2022 dini hari.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan awalnya petugas patroli rutin.

Sebelumnya terdapat laporan dari warga perihal keluhan dan pengaduan masyarakat yang terganggu dan resah atas aksi balap liar dan trek-trekan di jalan umum.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved