Berita Malang Hari Ini
Begini Modus 3 Wanita Pencuri Uang Tabungan Umroh Milik Warga Blimbing yang Disimpan di Peti
Pasutri pemilik warung kelontong di Kecamatan Blimbing Kota Malang kehilangan uang tabungan umroh, uang tabungan tersebut dicuri
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|MALANG - Letak kunci yang ditaruh di samping tempat tidur, diduga mempermudah pelaku membobol peti berisi uang tabungan umrah.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh korban sekaligus pemilik toko kelontong, Rondi (76) kepada suryamalang.com.
"Awalnya saya tidak tahu, kalau peti berisi uang tabungan umrah sudah dibuka pelaku. Karena saya melihat, gembok peti masih terkunci, dan kuncinya ada di posisi biasanya yaitu di dipan samping tempat tidur," ujarnya kepada suryamalang.com, Kamis (2/6/2022).
Sebagai informasi, peti berisi uang tabungan umrah sebesar Rp 68,5 juta itu diletakkan korban di dalam kamar, tepatnya di dekat tempat tidurnya.
"Saya baru mengecek, setelah diminta oleh anak saya. Saat peti dibuka, ternyata uang tabungan umrah saya pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu itu sudah hilang semuanya. Padahal, uang tabungan umrah itu adalah hasil keuntungan jualan toko yang saya kumpulkan sejak 4 tahun yang lalu," ungkapnya.
Akibat kejadian itu, korban bersama istrinya, Siti Aminah (73) mengurungkan niatnya untuk berangkat umrah.
"Awalnya, mau untuk berangkat haji. Karena pandemi dan usia sudah tua, jadi enggak bisa ikut haji. Rencananya, uang tabungan itu dipakai untuk mendaftar umrah," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, maling menyamar sebagai konsumen, pasangan suami istri (pasutri) pemilik toko kelontong di Kota Malang kehilangan uang tabungan umrah sebesar Rp 68,5 juta.
Dari informasi yang dihimpun suryamalang.com, kejadian kriminal itu terjadi pada Rabu (1/6/2022) sore di toko kelontong yang terletak di Jalan Cakalang No 188 RT 4 RW 9 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang.
Diketahui, para pelakunya adalah dua orang perempuan yang juga membawa satu anak perempuan.
Mereka bertiga naik sepeda motor. Satu pelaku sudah tua berusia sekitar diatas 50 tahun, dan yang satunya masih muda berusia sekitar 30 tahun. Lalu untuk anak perempuannya, berusia sekitar 9 tahun
Saat beraksi, mereka menyamar jadi konsumen dan memborong sejumlah barang yang ada di toko kelontong milik korban.
Setelah itu, perempuan yang muda meminta izin pinjam kamar mandi karena anaknya mau buang air kecil lalu masuk ke dalam rumah korban.
Tidak lama setelah itu, mereka bertiga berpamitan keluar sebentar. Mereka beralasan mencari becak, untuk membawa barang belanjaan tersebut.
Setelah ditunggu cukup lama, mereka ternyata tidak kunjung datang memgambil barang belanjaan itu.
Ternyata baru disadari, bahwa uang tabungan umrah sebesar Rp 68,5 juta yang tersimpan di dalam peti sudah hilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Toko-kelontong-sekaligus-rumah-milik-Rondi-76-yang-disatroni-maling.jpg)