Strategi Mama Muda di Bali Prank Penculikan hingga Tangan Kaki Diikat, Kini Fakta Lain Terungkap

Seorang mama muda di Bali bikin heboh warga sekitar usai mengaku menjadi korban penculikan.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Handvoder via Tribun Bali
Mama muda di Bali nekat bikin laporan penculikan 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Seorang mama muda di Bali bikin heboh warga sekitar usai mengaku menjadi korban penculikan.

Usut punya usut pengakuan penculikan yang dilakukan mama muda berinisial DAT di Bali ini hanyalah rekayasa belaka.

Mama muda berumur 19 tahun ini nekat membuat pank penculikan lantaran takut dimarahi suami jika pulang ke rumah.

Pasalnya DAT takut ketahuan pergi bersama seorang lelaki yang baru dikenalnya di sosial media.

Kasus rekayasa penganiayaan dan percobaan rudapaksa ini terjadi di Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

Baca juga: 5 Fakta Cinta Segitiga 2 Kakek di Blitar Menghamili Gadis SMP, Kisah Tragis yang Berujung Maut

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus mendalami laporan penganiayaan tersebut.

"Sebab kita sudah curiga sedari awal bahwa apa yang disampaikan atau keterangan adalah tidak benar. Kita sekarang masih proses. Karena kita ketahui apa yang disampaikan faktanya tidak benar. Itu merupakan karangan ceritanya," kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra.

AKBP Nefli mengungkapkan, motif wanita 19 tahun itu mengarang cerita adalah karena takut pulang ke rumahnya di Banjar Mengening, Desa Nyitdah larut malam dan takut dimarah suaminya.

Sebab, saat itu DAT sempat jalan dengan seorang teman pria yang baru dikenalnya lewat media sosial.

"Sehingga dia membuat cerita seperti itu (penculikan dan penganiayaan). Sebenarnya wanita ini jalan dengan teman prianya yang baru dikenal dari media sosial," ungkapnya.

Seperti dilansir dari Tribun Bali: Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Prank Penculikan di Tabanan, Dua Keterangan Berbeda

DAT dan pria itu baru beberapa hari kenalan dan berjanji ketemu kemudian berlanjut dengan kencan.

Tak terasa, mereka kencan hingga larut malam bahkan hingga pukul 03.00 Wita dini hari.

Selanjutnya, ia mengadu ke ayah mertuanya untuk meminta perlindungan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved