Berita Batu Hari Ini

Wisata Buatan di Kota Batu Capai 20 Persen, Kota Batu Dijuluki Tujuan Wisata Beton

Kota Batu kerap dikritik sebagai tujuan wisata beton, karena banyak pembangunan fisik wahana wisata. Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko membantahnya

Menperekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko berfoto bersama setelah berdialog dengan pelaku UMKM di Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Rabu (29/6/2022). 

Sandi juga mengatakan bahwa dampak pariwisata yang begitu terasa bagi masyarakat adalah kehadiran konsep desa wisata.

Konsep desa wisata telah mendorong masyarakat desa untuk lebih kreatif dan inovatif.

“Salah satu kuncinya memang desa wisata. Di Kabupaten Malang ada dua desa unggulan, salah satunya yakni Desa Wisata Pujon Kidul yang akan kami ajukan sebagai desa unggulan,” terang Sandiaga.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jamroji, D.COMM, yang memiliki pengalaman di bidang kehumasan dan pengelolaan wisata berpendapat, konsep desa wisata di Kota Batu berfokus pada produknya.

Masyarakat seolah hanya menjadi objek, bukan subjek. Alhasil, produk desa wisata hanya sekadar ada. Keberlangsungannya tidak lama.

Akademisi FISIP ini  memiliki pengalaman mendampingi delapan desa di Kecamatan Bumiaji pada 2018 hingga 2020 untuk mengembangkan wisatanya.

Pendampingan itu berakhir ketika pandemi melanda Indonesia pada awal Maret 2020.

Jamroji mengungkapkan, berdasarkan pengalamannya itu, orientasi desa wisata yang hanya melihat produk juga rawan akan kepentingan politik.

"Saya cukup lama terlibat, yang menjadi problem langsung ke wisatanya, bukan pemberdayaan ke masyarakat. Tidak berbasis ke masyarakat, sehingga akhirnya cenderung kekuatan politik," ungkapnya.

Selama dua tahun mendampingi delapan desa untuk mengembangkan wisatanya, Jamroji mengamati bahwa sebenarnya masih banyak masyarakat yang belum siap.

Artinya, perlu waktu untuk meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat akan potensi wisata lokal dari tempatnya.

Memang tidak dipungkiri bahwa program-program peresmian desa wisata banyak dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kota Batu.

Hanya saja program tersebut terkesan sebatas formalitas saja. Tidak adanya kesiapan masyarakat memperburuk keadaan sehingga ketika selesai diresmikan, tidak ada keberlanjutannya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved