Berita Batu Hari Ini

Dua Dinas di Pemkot Batu Tercatat Memiliki Serapan Rendah

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang tercatat masih di bawah 10 persen

SURYA/DOK DPUPR KOTA BATU
Kegiatan pembangunan fisik oleh DPUPR Kota Batu. Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, DPUPR dan DPKP butuh proses dan waktu dalam menyerap anggaran karena banyak menyelenggarakan pembangunan fisik. 

SURYAMALANG.COM|BATU – Dua kedinasan di Pemkot Batu tercatat memiliki serapan rendah pada laporan realisasi belanja daerah semester pertama.

Kedua dinas itu adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Serapan kedua dinas tersebut tercatat masih di bawah 10 persen.

Realisasi belanja DPKP berada di angka 3,90 persen atau Rp 2,8 miliar dari pagu anggaran Rp 74,3 miliar.

Sedangkan DPUPR lebih tinggi, mencapai 9,03 persen atau Rp 6,7 miliar dari pagu anggaran sama, yakni Rp 74,3 miliar.

Serapan tertinggi berada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebesar 40,01 persen atau Rp 2,9 miliar dari jumlah anggaran Rp 7,2 miliar.

Selanjutnya Satpol PP Kota Batu mencapai 39,54 persen atau Rp 5,6 miliar dari total anggaran Rp 14,2 miliar.

Rata-rata serapan seluruh OPD di Kota Batu hingga akhir Juni 2022 sebesar 24,11 persen.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyatakan, masih rendahnya serapan di dua OPD Pemkot Batu lantaran dua OPD tersebut memiliki anggaran cukup besar.

"Dua dinas itu banyak belanja untuk kebutuhan fasilitas umum seperti pemeliharaan jalan, pembangunan jalan tembus, hingga pembangunan bangunan.  Sehingga butuh proses dan waktu dalam menyerap anggaran yang ada," ujar Punjul.

Misalna, pembenahan 70 paket drainase yang akan dilakukan oleh DPUPR membutuhkan anggaran Rp 14 miliar. Penambahan PJU dan PJL sebesar Rp 5 miliar.

Lalu juga penambalan jalan berlubang sebesar Rp 5 miliar.

"Dari anggaran itu saja, kebutuhan yang dibutuhkan DPUPR sekitar Rp 29 miliar. Sedangkan untuk DPKP pada tahun ini mereka juga akan melakukan pembangunan SMP Negeri 7 Kota Batu di Kelurahan Dadaprejo dengan pagu anggaran Rp 5,9 miliar," bebernya.

Karena itu, meski saat ini angka serapannya masih rendah. Punjul sangat yakin dua OPD yang banyak mengerjakan pembangunan fisik tersebut mampu memaksimalkan anggaran yang ada.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved