Berita Batu Hari Ini

Jalan Tembus Sisir - Pandanrejo Dirampungkan Akhir Tahun 2022

Pembangunan jalan tembus dari Kelurahan Sisir ke Desa Pandanrejo Diwacanakan selesai tahun ini.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Jembatan penghubung Kelurahan Sisir - Desa Pandanrejo. Pembangunan jalan tembus dari Kelurahan Sisir ke Desa Pandanrejo Diwacanakan selesai tahun ini. Pengerjaan akan dilakukan pada awal Agustus 2022 oleh DPUPR Kota Batu. Hingga akhir November atau awal Desember 2022, pengerjaan ditargetkan telah rampung. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pembangunan jalan tembus dari Kelurahan Sisir ke Desa Pandanrejo Diwacanakan selesai tahun ini.

Pengerjaan akan dilakukan pada awal Agustus 2022 oleh DPUPR Kota Batu. Hingga akhir November atau awal Desember 2022, pengerjaan ditargetkan telah rampung.

Kepala Bidang Bina Marga, Eko Setiawan menyatakan pembangunan jalan Sisir - Pandanrejo saat ini telah mencapai 470 meter.

Pihaknya akan melanjutkan pembangunan sepanjang 590 meter lagi dengan anggaran Rp 4,7 miliar.

"Di kawasan ini ada dua paket pekerjaan yang masuk program prioritas strategis daerah. Dua paket tersebut Sisir - Pandanrejo dan Sisir - Temas. Jalan Sisir - Pandanrejo, anggaran Rp 4,7 m, kami kerjakan di tahun ini. Progresnya sekarang sudah ada di Badan Layanan Pengadaan, pengerjaan bisa awal Agustus 2022," ujarnya.

Jalan Sisir - Pandanrejo memiliki lebar 7 meter hingga STA 82. Selepas itu, ada penyempitan menjadi 4 meter hingga ke STA 590.

Sedangkan jalan Sisir - Temas memakan anggaran sebanyak Rp 2,6 miliar.

Panjang jalan yang akan dikerjakan yakni 435 meter. Rencananya, jalan tembusan ke Kelurahan Temas akan berakhir di dekat Kantor Kelurahan Temas. Lebar jalan 5 meter.

Ketua Komisi C, DPRD Batu, Khamim Tohari menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah menghibahkan lahannya untuk kepentingan umum.

Katanya, lahan yang dihibahkan tersebut sangat membantu terlaksanakanya program dengan efisien. Lahan yang dihibahkan mencapai STA 590.

"Kami ucapkan terima kasih kepada warga Pandanrejo yang telah menghibahkan lahannya sehingga proses pembuatan jalan tembus ini bisa efektif. Tanpa bantuan dari masyarakat, sulit untuk merealisasikan program ini," paparnya.

Dewan telah menekankan kepada DPUPR agar pengerjaan betul-betul rampung tahun ini. Apalagi anggaran telah disahkan dan saat ini proyek sudah ada di Badan Layanan Umum. 

"Pada tahun ini kami wajibkan diselesaikan. Tahun lalu, kami anggaran Rp 5 M, sudah terealisasi 470 meter, yang akan datang 590 meter dengan anggaran Rp 4,7 M," tegas Khamim.

Dipaparkan Khamim, jalan tembus tersebut berfungsi untuk mengurai potensi kemacetan yang sering terjadi di perlintasan Desa Pandanrejo dan Sidomulyo. Jalur ini akan menjadi alternatif bagi warga dan wisatawan untuk menghindari kemacetan.

"Jalan tembusan ini untuk mengurai kemacetan. Jalur ini akan tembus di Lumbung Stroberi. Tahun depan, dilanjutkan lagi ke arah Desa Giripurno," paparnya.

Kepala Bapelitbangda, MD Forkan mengatakan belum memiliki kajian potensi ekonomi terkait keberadaan jalan tersebut.

Ia merencanakan akan membuat penelitian untuk menghitung potensi perekonomian di kawasan tersebut. Saat ini, pihaknya hanya sebatas memantau dan mendampingi karena berada di dalam tim anggaran.

"Kalau kajian untuk melihat potensi ekonomisnya belum kami lakukan. Tentunya nanti akan kami pertimbangkan untuk melaksanakan kajian itu," ujarnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved