Berita Batu Hari Ini

Rusak, Dua Videotron Seharga Rp 1,6 Miliar Milik Pemkot Batu akan Dicopot

Dua buah videotron di Pasar Induk Among Tani dan jalan raya arah ke Kecamatan Pujon akan diturunkan Pemkot Batu karena sudah tak berfungsi

suryamalang.com/beni
Videotron milik Pemkot Batu tidak beroperasi di Desa Pendem. Diskominfo Kota Batu berencana menurunkan dua buah videotron seharga Rp 1,6 miliar bulan ini yang berada di Pasar Induk Among Tani dan jalur ke arah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM|BATU- Dua buah videotron yang berada di Pasar Induk Among Tani dan jalan raya arah ke Kecamatan Pujon akan diturunkan oleh Pemkot Batu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Onny Ardianto menerangkan, dua videotron tersebut sudah lama tidak berfungsi sehingga akan segera dihapus dari catatan aset.

Videotron yang akan diturunkan ini sudah berusia lebih dari delapan tahun. Kondisi itu menjadi pertimbangan Pemkot Batu menurunkan videotron.

Pemkot Batu memiliki lima buah videotron yang tersebar di seluruh Kota Batu. 
 
"Umurnya sudah sekitar 9 tahun. Nanti akan dibongkar lalu akan dilelang," ujarnya, Senin, (18/7/2022).

Videotron yang berada di Pasar Induk Among Tani telah rusak. Onny menjelaskan, kerusakan yang terjadi akibat usia yang telah lama, bukan disebabkan kurangnya perawatan.

Sementara videotron yang berada di jalur ke arah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang telah rusak karena pernah ditabrak kendaraan.

Biaya perbaikannya pun tidak lagi murah. Oleh sebab itu, alih-alih diperbaiki dan dirawat, Pemkot Batu memutuskan untuk tidak lagi mengoperasikan kedua videotron itu.

Dua videotron itu dibeli dengan anggaran Rp 1.6 miliar pada 2013.

Videotron di Kota Batu selama ini berfungsi untuk menyampaikan informasi dan sebagai sarana kepala daerah memberikan ucapan.

Sejumlah informasi yang biasa terpampang di videotron adalah tentang kebijakan.

Dengan diturunkannya dua buah videotron, maka tinggal tersisa tiga buah videotron di Kota Batu. Tiga buah videotron itu terletak di Alun-alun Kota Batu, Desa Pendem dan kawasan Kali Lang.

"Untuk yang ada dikawasa Alun-alun masih berfungsi. Sedangkan untuk yang ada di Desa Pendem dan Kali Lanang masih akan kami periksa. Kalau kerusakan di atas 50 persen maka akan kami hapus juga asetnya," imbuhnya.

Meski begitu, Onny tidak mau terburu-buru menggantii. Pasalnya, harga dari videotron beragam. Kepala BKAD Kota Batu, M Chori menambahkan, dua aset fasilitas umum tersebut bakal dihapus dan saat ini tengah dalam proses administrasi. 

"Masih kami siapkan dokumennya. Setidaknya bulan depan harus sudah dibongkar karena ada keluhan dari pihak ketiga yang merevitalisasi pasar terganggu dalam proses memperbaiki pasar," ungkapnya. (Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved