Berita Batu Hari Ini

Tarif Parkir Empat Titik di Kota Batu Naik, Motor Rp 3000 dan Mobil Rp 4000

Dinas Perhubungan Kota Batu berencana menaikkan tarif parkir sebanyak Rp 1.000 di empat titik saat akhir pekan. Motor jadi Rp 3000, mobil Rp 4000

suryamalang.com/beni
Kawasan parkir kendaraan sepeda motor di Alun-alun Kota Batu pada malam hari. Dishub berencana menaikkan tarif parkir di kawasan ini ketika akhir pekan. Kenaikannya mencapai Rp 1000. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Dinas Perhubungan Kota Batu berencana menaikkan tarif parkir sebanyak Rp 1.000 di empat titik saat akhir pekan.

Empat titik tersebut ada di sepanjang sekitar Alun-alun Kota Batu atau di Jalan Gajah Mada dan Kartini. Kemudian dua titik lainnya di Jalan Diponegoro dan Jalan Panglima Sudirman. 

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Batu, Hari Juni Susanto menjelaskan, kenaikan tarif tersebut saat ini masih menunggu Perwali yang tengah dikoreksi di Bagian Hukum Setda Batu. 

"Kenaikan tarif tidak di semua titik parkir, hanya di beberapa titik yang yang potensial," ujar Hari, Senin (18/7/2022).

Katanya, kenaikan tarif parkir ini bukan tanpa alasan. Empat titik tersebut dinilai banyak kendaraan yang parkir dalam waktu cukup lama.

"Sehingga perlu dilakukan kenaikan tarif," bebernya.

Kenaikan tarif tersebut ditujukan untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan roda dua, awalnya kena tarif Rp 2.000 akan menjadi Rp 3.000.

Sedangkan roda empat, dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000. Belum ada penjelasan mengenai kendaraan seperti bus pariwisata. 

"Kami tekankan bahwa kenaikan parkir saat akhir pekan. Kalau hari-hari biasa masih tetap sama," tegasnya.

Sementara itu kenaikan tarif juga diharapkan mampu meningkatkan retribusi parkir di tepi jala. Retribusi parkir di tepi jalan kurang maksimal sejauh ini. 

"Kami juga menghimbau agar pengendara yang parkir di tepi jalan wajib meminta karcis. Dengan begitu akan meningkatkan retribusi parkir. Serta kami minta ketika ada jukir yang tidak memberi karcis dan menarik lebih bisa melaporkan siapa orangnya dan juga titiknya," katanya. 

Selama ini, target pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan tidak pernah terwujud.

Pendapatan dari retribusi berkisar di angka Rp 300 juta sampai Rp 500 juta selama beberapa tahun belakangan ini. 

Angka tersebut jauh dari target retribusi yang telah ditetapkan yakni Rp 8,5 miliar.

Apalagi klaim kunjungan wisatawan di Kota Batu dari data Dinas Pariwisata mencapai jutaan wisatawan. 

Hingga 30 Juni 2022, untuk realisasi retribusi parkir di tepi jalan mencapai Rp 392 juta atau 4,5 persen dari target.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved