Berita Surabaya Hari Ini

VIDEO Sidang Perdana MSAT Anak Kiai Jombang Kasus Pencabulan Santriwati, Kuasa Hukum Protes Dua Hal

VIDEO Sidang Perdana MSAT Anak Kiai Jombang Kasus Pencabulan Santriwati, Kuasa Hukum Protes Dua Hal

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Eko Darmoko
YouTube Harian Surya
Moch Subchi Al Tsani (MSAT) menjalani sidang perdana atas dugaan kasus pencabulan terhadap Santriwati di Ruang Sidang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (18/7/2022). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Moch Subchi Al Tsani (MSAT) menjalani sidang perdana atas dugaan kasus pencabulan terhadap Santriwati di Ruang Sidang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (18/7/2022).

MSAT yang merupakan anak kiai Jombang itu didampingi kuasa hukum, I Gede Pasek Suardika.

I Gede Pasek Suardika menyampaikan dua hal keberatan dalam jalannya persidangan perdana kliennya itu.

I Gede Pasek Suardika mengungkapkan, pertama, pihaknya keberatan dengan pelaksanaan sidang yang masih dilakukan secara daring atau online, dengan layar monitor yang menghubungkan terdakwa dari Rutan Kelas I Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo. 

Selain karena pihaknya bersama 10 orang anggota tim kuasa hukum kesulitan berkoordinasi dengan terdakwa.

Pelaksanaan sidang secara daring, membuat proses transparansi jalannya proses peradilan atas kasus tersebut, sulit dipastikan oleh banyak orang.

Apalagi, sejak awal mencuatnya kasus tersebut, keadilan terhadap semua pihak yang merasa dirugikan menjadi tujuan dari terselenggaranya persidangan.

"Soal sidang online tanpa pemberitahuan kepada kami, kami berharap terdakwa saksi semua dihadirkan, toh tertutup."

"Kita aja berkerumun begini gak apa, kenapa mencari keadilan tidak berani."

"Jadi akhirnya majelis hakim menengahi masing-masing mengajukan surat dengan argumentasinya," ujarnya di depan Ruang Sidang Cakra, Kantor PN Surabaya, Senin (18/7/2022).

Kemudian, keberatan pada aspek kedua, I Gede Pasek Suardika menambahkan, pihaknya sampai saat ini belum memperoleh Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas kasus yang menjerat kliennya.

Pihaknya ingin mencocokkan sejumlah poin dalam dakwaan yang dibacakan dalam proses sidang perdana tersebut, dengan data hasil BAP atas kliennya saat berstatus tersangka.

Nyatanya, sepanjang bergulirnya sidang perdana agenda dakwaan yang berlangsung kurun sejam itu, pihak JPU belum memberikannya.

Kuasa Hukum Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika, di Kantor PN Surabaya, Senin (18/7/2022).
Kuasa Hukum Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika, di Kantor PN Surabaya, Senin (18/7/2022). (SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi)
Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved