Berita Situbondo Hari Ini

Kejari Tahan Kepala DLH Situbondo dan 3 ASN, Diduga Terlibat Korupsi Rekayasa UKL-UPL

Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo menahan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH( Situbondo, Usman, Rabu (20/07/2022) malam.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Zainuddin
google
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SITUBONDO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo menahan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH( Situbondo, Usman, Rabu (20/07/2022) malam.

Kejari juga menahan Kabid Penataan dan Penataan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Situbondo, Anton Sujarwo, Kasi Persampahan DLH SItubondo, Toni Wahyudi, serta Siswadi.

Empat ASN itu diduga terlibat dugaan korupsi rekayasa dokumen UKL dan UPL yang menyebabkan kerugian negara mencapai sebesar Rp 800 juta.

Penyidik menahan konsultan atau penyedia jasa bernama Joko dan Yudistira.

Kejarin menahan enam tersangka tersebut di Rutan Situbondo.

"Mereka ditahan selama 20 hari sampai 8 Agustus 2022," ujar Reza Aditya Wardhana, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Situbondo kepada SURYAMALANG.COM.

Menurutnya, penahanan enam tersangka itu dengan alasan subyektif dan obyektif.

"Kami menahan mereka karena dikhawatirkan para tersangka mengulangi perbuatannya, melarikan diri, atau merusak barang bukti," jelasnya.

Reza menyebutkan ada tersangka yang akan mengembalikan uang hasil korupsi ke penyidik.

"Itu baru informasi, dan belum terealisasi," terangnya.

Kejari Situbondo sempat menggeledah kantor DLH Situbondo pada 2 Maret 2022.

Penggeledahan tersebut terkait dugaan rekayasa dokumen UKL-UPL pengajuan Pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 249 miliar.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved