Berita Malang Hari Ini

Penutupan MPLS, Siswa SMP 2 YPK Jatim Malang Bikin Pohon Pancasila

Siswa baru di SMP 2 YPK Jatim Malang diajak membuat pohon Pancasila pada saat penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang/sylvi
Kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP 2 YPK Jatim Malang dibuat unik, Kamis (21/7/2022). Siswa baru membuat pohon Pancasila untuk mengaktualisasikan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP 2 YPK Jatim Malang dibuat unik, Kamis (21/7/2022).

Siswa baru membuat pohon Pancasila untuk mengaktualisasikan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

Pandemi membuat pembelajaran sempat dilakukan secara daring beberapa waktu lalu, dan memberikan dampak perubahan sosial.

Seperti pergeseran sikap, perilaku, dan kepribadian siswa.  Selain itu, juga menurunnya  nilai-nilai karakter Pancasila bagi siswa.

Maka untuk membumikan lagi nilai-nilai karakter Pancasila di awal pembelajaran tatap muka (PTM) ini untuk memperkuat karakter nilai-nilai Pancasila

"Pembuatan media pohon Pancasila ini sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa. Juga menumbuhkan rasa cinta kepada anggota keluarga, menumbuhkan rasa cinta dan hormat kepada orang tua dan orang yang lebih tua serta mengembangkan sikap adil terhadap sesama," jelas Yudhistira Angger Prasetio SPd, Ketua Panitia MPLS  SMP 2 YPK Jatim Malang.

Pembuatan pohon Pancasila diawali dengan  meminta siswa untuk memberikan umpan balik atau penilaian dari siswa terhadap guru setelah mengikuti serangkaian kegiatan MPLS selama empat hari. Setelah itu, siswa menyiapkan kertas warna-warni yang sudah digambar/dibentuk menyerupai buah, hewan atau daun. 

Mereka kemudian diminta menuliskan praktek baik nilai-nilai/karakter Pancasila sila 1 sampai sila ke 5. Selanjutnya, siswa menempelkan kertas kecil di ranting pohon yang diberi nama Pohon Pancasila. "Tujuannya agar setiap hari bisa membaca, membiasakan, melatih untuk menumbuhkembangkan karakter Pancasila  dan akhirnya terbentuk karakter Profil Pelajar Pancasila," tambahnya.

Adapun nilai-nilai karakter Pancasila yang ditemukan siswa selama MPLS cukup banyak. Ada berdoa, bersyukur,  hidup rukun, jujur, sikap toleransi, cinta kasih, hatinya senang/ bahagia/damai, hormat terhadap teman dan guru, mencegah kekerasan di sekolah. Ada  sekolah ramah anak, kesamaan derajat, tidak membeda-bedakan dan tolong menolong.

Juga ada berani berpendapat, musyawarah mufakat, kritis, kreatif, belajar mandiri,  mau kerja keras, adil, hemat, bisa melaksanakan kewajiban, sekolah yang aman, nyaman dan menyenngkan menyenangkan.

Ditambahkan Angger, nilai-nilai Pancasila yang dipraktikkan oleh peserta didik tidak terlepas dari peran aktif para guru.

"Guru akan konsisten membangun nilai kebaikan dan memberi teladan yang baik," kata dia.

Sedang Deasy Andayanti SSi, Kepala SMP 2 YPK Malang menambahkan pembuatan media pohon Pancasila sebagai upaya sekolah membekali generasi penerus agar memiliki bekal karakter baik dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan kegiatan lainnya

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved