Berita Malang Hari Ini

Rembuk Ekonomi Kreatif, Sutiaji Minta Masukan dari 17 Subsektor Soal Road Map Ekraf di Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji meminta masukan dari para pelaku ekraf untuk pengembangan road map ekraf ke depan. Kota Malang akan meresmikan MCC

suryamalang.com/rifky
Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberikan sambutan dalam acara Rembuk Ekonomi Kreatif di hotel Ijen Suites, Rabu (27/7/2022). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Rembuk Ekonomi Kreatif kembali digelar oleh Pemerintah Kota Malang untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah digelar pada 2021 kemarin.

Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Ijen Suites Kota Malang itu, dihadiri oleh sejumlah pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dari 17 Subsektor yang ada di Kota Malang, Rabu (27/7/2022).

Wali Kota Malang, Sutiaji yang hadir pada kesempatan itu meminta masukan dari para pelaku ekraf untuk pengembangan road map ekraf ke depan.

Dia memaparkan, sejak 2018 road map ekraf ini dibangun, telah memasuki sejumlah tahapan.

Mulai dari Malang bersinergi, Malang berdaya hingga pada pada tahun ini adalah Malang mendunia.

"Road mapnya ini sudah terbentuk. Tinggal kami jalankan. Hal ini sesuai dengan RPJMD kami, di misi kami nomor dua yang berbasis ekraf dan berdaya saing,"

"Daya saing kami sekarang tidak nasional saja, tapi sudah berbasis global. Bagaimana kita bisa bersaing ke arah sana," terangnya.

Untuk itu, melalui Rembuk Ekonomi Kreatif ini diharapkan oleh Pemkot Malang mendapatkan sebuah masukan dan saran dalam membangun road ekonomi kreatif ke depan.

Hasil rembukan dan pokok pikiran dari para pelaku ekraf ini yang nantinya akan menjadi gagasan untuk pengembangan road map ekraf.

Di samping itu, Kota Malang sebentar lagi juga akan meresmikan Malang Creative Center (MCC), yang akan menjadi wadah dari para pelaku ekraf di Kota Malang.

"Hasilnya nanti yang akan kami masukkan ke dalam database RKPD mendatang. Jadi tidak fokus hanya membahas MCC saja. Karena MCC ini menjadi salah satu bagian, atau wadah bagi para pelaku ekraf ini," ujarnya.

Sementara itu, Sub Koordinator bidang Ekonomi dan Keuangan Bappeda Kota Malang, Agung H Buana menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemkot Malang untuk pengembangan ekonomi kreatif.

Melalui kegiatan Rembuk Ekonomi Kreatif ini diharapkan dapat menghasilkan capaian yang harus dilakukan Kota Malang pada lima tahun ke depan.

Yakni dengan mengembangkan kembali road map ekraf, melalui kolaboratif, smart dan berdaya saing.

"Karena dalam ekonomi kreatif ini harus ada kegiatan yang bersifat kolaboratif. Makannya agenda ini kami adakan agar mendapatkan masukan dari masyarakat," ucapnya.

Dari hasil evaluasi road map ekraf sebelumnya, Agung menjelaskan, bahwa ada sejumlah poin yang harus dievaluasi.

Mulai dari mengoptimalkan potensi ekraf di Kota Malang, serta membuat perencanaan ekraf yang harus smart.

"Karena di tahun kemarin, kami lebih fokus ke tiga sub sektor, yakni game dan aplikasi. Kuliner dan film video animasi. Lah ini yang harus kami teruskan. Karena ada 17 Subsektor yang ada di Kota Malang," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved