Berita Batu Hari Ini

Obat-obatan Senilai Rp 500 Juta di Dinkes Batu Kedaluwarsa, Belum Sempat Dibagikan ke Pelajar

Obat-obatan senilai Rp 500 juta yang dibeli Dinkes Kota Batu dimusnahkan karena kedaluwarsa.

suryamalang.com/beni
Obat-obatan senilai Rp 500 juta yang dibeli Dinkes Kota Batu dimusnahkan karena kedaluwarsa. Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Kota Batu, dr Icang Sarrazin menerangkan, satu-satunya alasan kerugian tersebut terjadi adalah pandemi. 

SURYAMALANG.COM|BATU – Dinas Kesehatan Kota Batu mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta akibat obat-obatan yang dibeli telah kedaluwarsa.

Pembelian obat-obatan itu dilakukan pada 2021, perencanaannya pada 2020, ketika masa pandemi telah terjadi.

Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Kota Batu, dr Icang Sarrazin menerangkan, satu-satunya alasan kerugian tersebut terjadi adalah pandemi.

Diterangkannya, pandemi telah membuat banyak orang tidak mengakses Puskesmas, pun anak-anak sekolah tidak datang ke sekolah.

Obat-obatan yang telah dianggarkan dari pajak rakyat itu sejatinya akan diberikan kepada pelajar putri serta kebutuhan lima Puskesmas yang ada di Kota Batu.

Icang mengatakan, selama pandemi, Puskesmas tidak menerima pasien sama sekali.

“Karena kejadian pandemi kemarin, sehingga obat yang telah kami pesan tidak terpakai. Saat pandemi, tidak ada yang ke Puskesmas,” ujar Icang, Rabu (28/7/2022).

Obat-obatan program untuk kebutuhan gizi paling banyak menyerap anggaran. Jumlahnya mencapai Rp 218 juta.

Icang menyebut, pandemi telah mengakibatkan program yang telah disusun tidak sesuai rencana awal.

Penyaluran obat-obatan ke remaja putri misalnya, dalam setahun, Dinkes memiliki program datang ke sekolah sebanyak dua kali.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved