Berita Batu Hari Ini

Jatim Park 2 Kota Batu Galang Tanda Tangan Seribu Wisatawan untuk Konservasi Harimau

Jatim Park 2 Kota Batu mengajak para wisatawan yang datang ke wahana membubuhkan tanda tangan dukungan konservasi terhadap harimau

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Jatim Park 2
Harimau Sumatera di Jatim Park 2 Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Manajemen Jatim Park 2 Kota Batu mengajak para wisatawan yang datang ke wahana membubuhkan tanda tangan dukungan konservasi terhadap harimau. Manajemen menargetkan 1000 tanda tangan.

Manajer Marketing and Public Relations, Titik S Ariyanto menjelaskan, upaya konservasi ini merupakan salah satu tujuan Jatim Park 2 sebagai bagian dari lembaga konservasi di Indonesia.

"Dalam peringatan Hari Harimau Sedunia tahun ini, kami mengajak para pengunjung juga ikut berkomitmen untuk menjaga kelestarian harimau. Ada 1000 tanda tangan komitmen bersama untuk menjaga konservasi harimau," ujarnya, Sabtu (30/7/2022).

Titik mengatakan, upaya melestarikan satwa ini tidak dapat mereka lakukan sendiri tanpa adanya sinergi dan kesadaran dari seluruh komponen masyarakat. Operasional Jawa Timur Park 2, Agus Mulyanto dan juga seluruh Head Departemen Jawa Timur Park 2 juga turut membubuhkan tandatangan.

"Sepuluh pengunjung beruntung yang berpartisipasi dalam kampanye ini akan mendapatkan hadiah spesial dari Jawa Timur Park 2. Setelah acara penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian enrichment di Exhibit Harimau Sumatera,” paparnya.

Sejak pertama kalinya digagas di Saint Petersburg Tahun 2010, Hari Harimau Sedunia menjadi perhatian bagi banyak pihak. Hewan ini terus mengalami krisis dari segi kuantitas.

Dari sembilan subspesies harimau, kini hanya tinggal enam subspesies yang masih hidup. Di Indonesia sendiri ada Harimau Sumatera yang kini status konservasinya critically endangered dan menjadi satwa yang dilindungi.

"Sejarah panjang tentang harimau di Indonesia memang memprihatinkan, Harimau Bali telah dinyatakan punah pada tahun 1930-an, menyusul Harimau Jawa yang dinyatakan punah pada awal tahun 1980-an," urai Titik.

Kehilangan habitat, perburuan, dan perdagangan besar-besaran menjadi alasan yang menyakitkan bagi satwa yang melambangkan kekuatan ini. Harimau banyak diburu untuk diambil organ dan kulitnya yang kemudian dijual sebagai ornamen atau bahkan bahan tekstil.

"Bahkan ada masyarakat yang masih percaya bahwa tulang harimau dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Sebagai salah satu Lembaga Konservasi di Indonesia, Jawa Timur Park 2 juga turut peduli dengan kelestarian satu-satunya harimau endemik Indonesia yang tersisa," tegasnya.

Update Google News SURYAMALANG.COM

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved