Berita Malang Hari Ini

Dosen Fisip UB Kumpulkan Sampah Skincare Untuk Selamatkan Lingkungan

Wifka Rahma Syauki dan Wayan Weda Asmara Dewi membuat kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengumpulkan sampah skincare.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
FISIP UB
Dua dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Brawijaya (UB) yaitu Wifka Rahma Syauki dan Wayan Weda Asmara Dewi membuat kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengumpulkan sampah skincare. Tujuannya untuk menyelamatkan lingkungan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dua dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Brawijaya (UB) yaitu Wifka Rahma Syauki dan Wayan Weda Asmara Dewi membuat kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengumpulkan sampah skincare. Tujuannya untuk menyelamatkan lingkungan.

Wifka Rahma Syauki mengatakan timnya memilih kemasan skin care karena berdasarkan sebuah penelitian tahun 2020 lalu, industri kecantikan menghasilkan 120 miliar kemasan tiap tahunnya.

"Namun kebanyakan kemasan tersebut tidak dapat didaur ulang. Apalagi residu skincare yang menempel pada kemasan ternyata sangat berbahaya bagi lingkungan,” papar Wifka.

Untuk proses pengumpulan sampah skincare ini, mereka menggandeng Marrine Buddies Malang, salah satu NGO di bawah WWF yang aktif melakukan Gerakan peduli lingkungan.

Mereka juga sempat membuka booth di Fisip bagi yang ingin  berpartisipasi. Total sampah yqng dikumpulkan ada 10 kg.

Hasil pengumpulan sampah skincare tersebut disalurkan kembali ke Bank Sampah El Tari.

Wifka berharap kegiatan pengabdian masyarakat yang fokus pada kampanye komunikasi lingkungan ini bisa menjadi strategi perubahan perilaku masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan sampah kemasan skin care belum akan maksimal jika tidak didukung kesadaran dari sisi konsumen untuk berpartisipasi aktif untuk bijak pada kemasan sisa skincare.

Maka perusahaan juga harus lebih mempertimbangkan penggunaan kemasan yang bersifat sustainable atau bisa didaur ulang.  

“Rencananya, target tahun depan kami akan mengikutsertakan produsen atau dari sisi industri agar keberlanjutan program dapat konsisten dan kepedulian lingkungan semakin tinggi,” sambungnya.

Sedang Faqiha Salme, perwakilan Marrine Buddies menyatakan program collect your skin care adalah aksi yang baik.

Sebab mengajak masyarakat agar lebih peduli pada kemasan bekas skin care. Ia juga menyampaikan kadar peduli lingkungan seseorang dianalogikan sebagai kadar keimanan.

Dimana, setidaknya membuang sampah pada tempatnya sudah bisa disebut dengan orang beriman. 

Jika kadar keimanan ingin naik, maka bisa dikembangkan dengan memilah sampah, atau sampai pada mengelola sampah tersebut.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved