Berita Batu Hari Ini

Masuk Musim Kemarau, Waspada Kebakaran dan Angin Kencang di Kota Batu

Menurut Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, titik lokasi paling rawan terjadi kebakaran hutan adalah kawasan Gunung Panderman dan Arjuno.

suryamalang.com/beni
Petugas BPBD Kota Batu memadamkan api yang membakar rumput kering. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Menghadapi pergantian musim ini, BPBD Kota Batu mengambil ancang-ancang penanggulangan bencana alam.

Mereka berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi bencana alam.

Berdasarkan catatan peristiwa, bencana alam yang mengancam ketika musim kemarau adalah kebakaran dan angin kencang.

Dua peristiwa ‘langganan’ terjadi di Kota Batu sejak satu dekade terakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur akan memasuki musim kemarau mulai Agustus 2022.

Menurut Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, titik lokasi paling rawan terjadi kebakaran hutan adalah kawasan Gunung Panderman dan Arjuno.

Kebakaran sering terjadi ketika masa meranggas.

“Adanya angin kencang membuat proses pembakaran mudah tersulut. Kadang juga ada pendaki yang tidak benar-benar mematikan api unggun yang dibuat,” ujarnya.

Agung menambahkan, penyebab terjadinya karhutla ini juga bisa ditengarai oleh ulah pemburu yang sengaja membakar lahan hutan untuk memancing hewan buruan keluar.

Begitu juga petani, kadang juga sengaja membakar lahan agar tanahnya semakin subur.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved