Berita Malang Hari Ini

Terdakwa Kasus SPI Kota Batu Siapkan 1.000 Berkas Nota Pembelaan

Terdakwa dugaan kekerasan seksual sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Julianto Eka Putra menyiapkan 1.000 berkas nota pembelakaan atau ple

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Terdakwa dugaan kekerasan seksual sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Julianto Eka Putra menyiapkan 1.000 berkas nota pembelakaan atau pledoi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang), Rabu (3/8/2022).

"Meskipun hanya memiliki waktu satu minggu, kami tetap mengusahakan yang terbaik bagi klien kami. Kami percaya bahwa klien kami tidak bersalah," ujar Ditho Sitompul, anggota tim kuasa hukum dari terdakwa Julianto kepada SURYAMALANG.COM.

Tim kuasa hukum terdakwa membawa 500 lebih berkas nota pembelaan.

"Kalau digabung dengan lampiran, jumlahnya hampir 1000 berkas," tambahnya.

Ada berkas nota pembelaan dan bukti yang menguatkan bahwa Julianto tidak melakukan perbuatan seperti yang tercantum dalam tuntutan.

"Kami menemukan bukti bahwa korban dan pacarnya pergi e hotel selama 15 hari sekitar dua bulan sebelum visum."

"Sedangkan di dalam surat tuntutan disebutkan bahwa terdakwa yang mengakibatkan luka robek itu," bebernya.

"Kami yakin klien kami tidak bersalah seperti yang dituntukan tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, JPU Kota Batu menuntut terdakwa Julianto Eka Putra dengan Pasal 81 ayat (2) UU nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Terdakw terancam hukuman pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Terdakwa juga dituntut membayar restitusi kepada korban sebesar Rp 44,7 juta.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved