Berita Malang Hari Ini

Covid 19 Sudah Terkendali, UB Laksanakan Wisuda Luring Dua Hari Capai 1379 Orang

Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan wisuda luring kembali selama dua hari pafa Sabtu dan Minggu (6-7/8/2022).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
UB
Wisuda luring di Universitas Brawijaya pada Sabtu (6/8/2022). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kondisi Covid 19 yang yang sudah terkendali membuat Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan wisuda luring kembali selama dua hari pafa Sabtu dan Minggu (6-7/8/2022).

Kegiatan dilaksanakan di gedung Samantha Krida. Pada Sabtu ada sebanyak 743 wisudawan. Sedang Minggu afa 636 wisudawan.

Maka total ada 1379 wisudawan. Adanya wisuda ini sebagai masa transisi perkuliahan dari daring ke luring.

Menurut Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik Heri Prawoto Widodo SSos MAB, keputusan ini diambil dengan memperhatikan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Timur.

Serta berpedoman pada Surat Edaran Rektor Nomor 7636/UN10/TU/2022 tentang Perkuliahan Tahun Akademik 2022/2023 diselenggarakan secara Luring/Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan pedoman SE itu dan melihat kondisi pandemi Covid-19 yang sudah terkendali dan capaian vaksinasi yang sudah hampir menyeluruh, maka UB memutuskan wisuda dilakukan secara luring," kata Heri Prawoto, Minggu (7/8/2022).

Menurutnya ini baru diikuti 70 persen dari jumlah kapasitas karena ini masih masa transisi.

Perwakilan tim kesehatan dr Fida Rahmayanti MMRS menambahkan, keputusan UB untuk mengadakan wisuda secara luring berdasarkan masukan dari beberapa pihak terutama untuk penerapan protokol kesehatannya.

"Lokasi pelaksanaan wisuda sudah ditinjau terlebih dahulu. Seperti ventilasi dan sirkulasi udara. Gedung Samantha Krida mempunyai ventilasi udara yang bagus karena ruangannya luas, atap tinggi, banyak jendela dan pintu," ujarnya.

Selain itu, sebelum masuk ke dalam gedung, untuk melakukan scan barcode.

Menurutnya, scan barcode tersebut harus benar-benar diterapkan dan dipastikan berwarna hijau yang artinya saat itu sedang tidak terkonfirmasi COVID-19.

Selain itu tetap menjaga jarak dan memakai masker.

Salah satu wisudawan Alifah Davida mengungkapkan rasa senangnya mengikuti wisuda luring setelah tertunda dua tahun.

“Sebenarnya, dua tahun lalu sudah mau wisuda. Tapi tiba-tiba batal karena pandemi Covid-19, sehingga harus ikut wisuda online. Tapi kampus memberikan opsi penundaan wisuda. Jadi saya memutuskan untuk menunda supaya bisa mengikuti wisuda secara luring,” ujar mahasiswi asal Jombang ini.

Sambil menunggu momen itu, mahasiswa jurusan Public Relations Fakultas Vokasi ini mengisi waktu dengan menjadi student employee di Humas Rektorat UB.

“Senang dan bersyukur sekali dalam momen penantian wisuda luring ini, saya sudah mendapatkan pengalaman kerja," kata dia.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved