Berita Kediri Hari Ini

Bermula dari Keluhan Soal Tikus, Kini John Ruby Raup Puluhan Juta Rupiah dari Kucing Ras

Rubianto atau akrab disapa John Ruby merupakan breeder kucing ras yang berhasil menjadikan hobi sebagai penghasilan utama.

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Luthfi Husnika
Kucing ras di lokasi breeding milik John Ruby di kawasan Ketami, Pesantren, Kediri, Senin (8/8/2022). 

Melihat potensi dan peminat kucing ras di Kediri, John ruby kemudian mulai mencoba bidang lain yakni breeding kucing ras.

John Ruby mengawinkan kucing betina miliknya dengan pejantan ras yang ada.

Dari hasil pacak tersebut, John ruby bisa mendapat penghasilan yang jauh lebih besar.

Untuk anakan kucing ras harganya beragam mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 10 juta, tergantung raa dan anatomi kucing.

"Kalau yang paling mahal itu jenis anakan kucing cebol atau munchkin, dia rate harganya untuk yang standard usia tiga bulanan, antara Rp 3 juta - Rp 10 juta. Kalau Persian Peaknose mulai Rp 2 juta," ungkapnya.

Dari jasa mengawinkan kucing ras, John ruby bisa menerima 50 kucing bahkan lebih dalam sebulan.

Jika dinominalkan, angkanya mencapai belasan juta rupiah.

Sedangkan dari hasil breeding bisa memperoleh puluhan juta rupiah.

"Memang lebih besar dari hasil breeding, namun jangka waktunya juga lebih panjang. Dari kucing mulai pacak, hamil, melahirkan dan siap dilepas adopsi membutuhkan waktu kurang lebih 5 bulan. Satu kucing indukan betina hanya bisa menghasilkan anak dua kali setahun. Jadi harus punya banyak," paparnya.

Ia dibantu oleh sang istri dan anak-anaknya dalam mengelola bisnis jasa pacak dan breeding kucing ras ini.

Meski hasilnya menjanjikan, membuka jasa pacak maupun breeding kucing ras ini tidak semudah yang dibayangkan.

Menurut John Ruby, perawatan kucing ras ini jauh lebih rumit dan biayanya lebih mahal dibandingkan kucing domestik.

"Jadi untuk yang ingin breeding kucing mungkin bisa dimulai dari kucing Persia Medium yang tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mahal. Nanti kalau sudah jam terbang tinggi, baru bisa beralih ke kucing peaknose, munchkin atau bahkan BSH," terangnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved