Berita Malang Hari Ini

Dies Natalis Unisma ke-41, Unisma Beri Santunan 1500 Anak Yatim Piatu

Rangkaian kegiatan dies natalis Universitas Islam Malang ke-41, diisi dengan kegiatan pemberian santunan pada 1500 anak yatim piatu di Malang Raya

suryamalang/sylvi
Anak yatim piatu yang menerima santunan dari Universitas Islam Malang (Unisma) di Masjid Ainul Yaqin Unisma, Senin (8/8/2022). Wajah mereka terlihat bahagia. 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Rangkaian kegiatan dies natalis Universitas Islam Malang (Unisma) ke 41, diisi dengan kegiatan pemberian santunan pada 1500 anak yatim piatu di Malang Raya, Pasuruan dan Lumajang, Senin (8/8/2022).

Selama dua tahun terakhir, pemberian santunan kepada anak meningkat, dari semua 1000 anak menjadi 1500 anak. 

Sebanyak 1055 anak hadir di masjid Ainul Yaqin Unisma. Sisanya sebanyak 455 anak sudah diberikan pada Sabtu lalu (6/8/2022) lewat perwakilan mereka di kampus.

Selain diberi bingkisan, mereka juga diberi uang tunai.

Mujib, salah satu menerima santunan merasa senang. "Ya senang. Saya datang dengan teman-teman," kata anak asal Pasuruan ini.

Ia dan 19 temannya dari Yayasan Roudloh Insan Kamil dari Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Menurut Nizar, seorang pengurus yayasan itu mengatakan yang mendapat santunan ada 70 orang.

Tapi yang ikut perwakilan di masjid kampus ada 20 orang. Suasana sekitar masjid cukup ramai karena dipakai untuk parkir angkot biru yang membawa anak-anak ke acara itu. 

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi hadir di acara itu lewat zoom karena masih di Jakarta.

Ia meminta mereka mendoakan seluruh civitas akademik Unisma agar selalu diberikan kesehatan yang baik.

"Mudah-mudahan dengan perantara mengasuh anak yatim piatu, bapak sekalian disiapkan surg

a. Anak juga diharapkan berbakti dan bermanfaat di lingkungan serta memiliki kecerdasan ilmu," kata Rektor.

Menurutnya, santunan ini dari mitra yang berpartisipasi termasuk juga dosen dan karyawan menyisihkan sebagian rezeki infaq pada anak yatim piatu.

Dikatakan, dengan sodaqoh ini semoga bisa mengantarkan kepada ridho Allah.

Di acara itu, rektor juga menjelaskan jika Unisma baru mendapatkan akreditasi internasional.

Akreditasi bukanlah sebuah hal mudah dicapai, tapi ini kerjasama dari seluruh civitas.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved