Berita Batu Hari Ini

Kepolisian Antisipasi Gangguan Ketertiban Jelang Pilkades Serentak di Kota Batu

Personil Polres Batu dipastikan akan menjaga ketertiban dan keamanan selama Pilkades serentak dilaksanakan di Kota Batu pada 28 Agustus 2022

suryamalang.com/beni
Personil Polres Batu berlatih mengantisipasi amukan massa di halaman depan Mapolres Batu. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Personil Polres Batu dipastikan akan menjaga ketertiban dan keamanan selama Pemilihan Kepala Desa serentak dilaksanakan di Kota Batu pada 28 Agustus 2022.

Kepala Polisi Resor Batu, AKBP Oskar Syamsuddin menerangkan, rencananya akan ada 230 personil yang bertugas mengamankan jalannya Pilkades.

Oskar mengimbau, masyarakat bisa menyambut Pilkades serentak dengan tertib. Keberhasilan penyelenggaraan Pilkades sangatlah penting karena berpengaruh langsung terhadap masyarakat.

Selain kepolisian, pengamanan juga dilakukan dari TNI dan Satpol PP. Petugas sudah melaksanakan tugasnya sejak saat ini. Oskar mengatakan, para personil yang dipilih telah dibekali pengetahuan mengenai Pilkades dan antisipasi kekacauan keamanan.

''Personel yang kami kerahkan sudah dididik bagaimana cara antisipasi kalau ada pergerakan massa," terang Oskar, Selasa (9/8/2022).

Kepolisian telah memetakan sejumlah titik rawan. Ada dua desa yang dinilai cukup rawan terjadi gesekan. Polisi pun menaruh perhatian serius di dua tempat tersebut. 

''Kami sudah koordinasi dengan para tokoh masyarakat di desa yang rawan itu. Kami minta mereka untuk membantu menjaga kondusifitas pelaksanaan Pilkades nanti,'' kata Oskar.

Khusus di titik rawan, Oskar mengatakan akan menambah personil keamanan dari Brimob. Akan ada satu pleton petugas dari Brimob yang berjaga-jaga.

"Nanti akan kami tempatkan 1 pleton Brimob untuk mengantisipasi hal tak diinginkan,'' jelasnya. 

Sepekan lalu, sejumlah warga Desa Pesanggrahan melakukan aksi tanda tangan serentak sebagai bentuk protes terhadap panitia penyelenggara Pilkades.

Mereka menuding, penyelenggaraan Pilkades tidak transparan, pasalnya tidak ada informasi resmi proses seleksi dan nama-nama yang lolos sebagai calon.

Warga yang melakukan aksi membawa kain putih panjang dan membubuhkan tanda tangannya di situ. Muslimin, seorang warga yang ikut aksi mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap panitia.

“Kami melakukan aksi karena tidak puas terhadap proses. Tidak ada transparansi penyampaian hasil nilai tes," ujar Muslimin, Selasa (2/8/2022).

Desa Pesanggrahan memiliki sembilan bakal calon kepala desa. Sesuai ketentuan, hanya terpilih lima saja yang menjadi calon kepala desa. Para bakal calon akan diseleksi oleh panitia tingkat daerah untuk menetapkan lima calon.

Lima calon yang lolos terdiri atas nomor urut 1 Imam Wahyudi, nomor 2 Moestari, nomor 3 Sugeng Subagya, nomor 4 Sutarno dan nomor 5 Rosihan.

“Walaupun hanya lima orang, kenapa tidak disampaikan ke para calon lain yang tidak lolos? Itu kejanggalannya," jelasnya.

Warga yang melakukan aksi menyatakan ketidakpercayaannya kepada panitia. Sikap tertutup oleh panitia tingkat daerah ini menimbulkan kecurigaan bagi sebagian warga Desa Pesanggrahan. Ada lima desa di Kota Batu,  yang direncanakan menggelar Pilkades serentak. Dari lima desa tersebut, ada 20 nama calon kepala desa yang bersaing.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved